Adji Darmaji Kisahkan Perjuangan Mpok Alpa Melawan Kanker yang Dideritanya

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Mpok Alpa ternyata menyimpan kisah perjuangan yang begitu berat. Pelawak yang dikenal lewat gaya bicara Betawi yang khas ini selama bertahun-tahun berjuang melawan penyakit kanker payudara.

Sang suami, Adji Darmaji, akhirnya membuka kisah yang selama ini tidak banyak diketahui orang.

Ditemui di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (16), Adji mengungkapkan bahwa perjuangan Mpok Alpa dalam melawan kanker tak hanya dilakukan di Indonesia. Mereka bahkan sempat menjalani pengobatan ke luar negeri demi mendapatkan hasil terbaik.

“Ke Malaysia kita berobat, di kemo, berjalannya waktu, kemo sekitar 8 bulanan, per 2 minggu, per 3 minggu sampe sebulanan kita kembali, ampe drop di sini,” ujar Adji.

Upaya medis yang dijalani selama berbulan-bulan itu sempat menunjukkan perkembangan menggembirakan. Benjolan di payudara Mpok Alpa perlahan mengecil setelah menjalani kemoterapi rutin dan penyinaran intensif hingga 15 kali.

“Alhamdulillah mengecil, tapi nyerangnya ke paru. Kecil tapi nyebar, makanya bingung. Udah mengecil, udah banyak perkembangan, di apa di sinar tuh ampe 15 kali, mengecil,” jelas Adji.

Namun, perjuangan itu seolah menghadapi rintangan baru. Ketika benjolan utama mulai mengecil, sel kanker justru menyebar ke bagian paru-paru. Inilah yang kemudian membuat Mpok Alpa mengalami batuk berkepanjangan selama satu bulan penuh.

“Mpok batuk nggak ilang-ilang selama satu bulan itu, kata dokter ada yang batuk 30 hari, 40 hari, mungkin Mpok salah satunya yang kena batuk satu bulan itu kali. Batuknya terus, durasinya panjang,” katanya.

Tak banyak yang menyadari bahwa saat masih tampil di layar kaca, Mpok Alpa sebenarnya sedang menjalani masa-masa sulit. Bahkan, dua bulan sebelum kepergiannya, ia masih aktif menjalani syuting. “Dua bulan lalu (masih aktif syuting). Kalo bulan ini udah nggak,” ujar Adji.

Namun kondisi fisik Mpok Alpa terus menurun dalam sebulan terakhir hingga akhirnya harus dirawat intensif di rumah sakit. Seluruh aktivitas di dunia hiburan pun dihentikan agar ia bisa fokus pada proses penyembuhan.

“Karena udah mau sembuhlah dia, kita ‘jangan lah udah kita berobat dulu sampe Mpok drop itu dirawat kan. Dirawat, penyembuhan, ternyata makin hari makin ke sini napasnya makin berat,” sambung sang suami.

Satu hal yang membuat sosok Mpok Alpa begitu dihormati oleh orang terdekat adalah semangatnya yang luar biasa. Ia adalah tipe orang yang tidak suka bergantung pada orang lain, meskipun dalam kondisi yang sangat lemah. Prinsip hidup itulah yang membuat banyak orang tidak menyadari betapa seriusnya penyakit yang ia hadapi.

“Orangnya memang nggak bisa diam, katanya punya penyakit jangan di manja. Mau dikasih ke orang juga nggak mau, ‘sudah biarin, jadi biarin kalau kita masih bisa sendiri ya sendiri’, gitu orangnya,” tutur Adji.

No More Posts Available.

No more pages to load.