JAKARTA, VOICEMAGZ. com – Berbekal kesuksesan di dua kota yaitu Gorontalo dan Manado pada tahun 2022 lalu, Move It Fest akan kembali digrlar lagi di Kupang Nusa Tenggara Timur, dan kota-kota lainnya.
Kehadiran Move It Fest 2023 ini tak kalah megah jika dibandingkan dengan kota-kota sebelumnya, sebab akan melibatkan lebih banyak artis dan musisi, baik musisi Nasional maupun musisi loka.
Dalam sesi jumpa pers, Evan Mopili selaku founde IDETIMUR mengaku jika acara Move It Fest 2023 ini bakal lebih meriah karena menampilkan lebih banyak musisi dan ssrtis.
“Untuk kali ini saya pikir akan lebih meriah lagi ya, karena kita akan lebih banyak menampilkan artis atau musisi, baik nasional maupun artis lokal. nantinya juga akan ada kolaborasi diantara mereka.” jelas Evan saat jumpa pers di Jakarta, Senin (25/09/23).
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa konsep dari Move It Fest ini adalah Pesta Rakyat, jadi soal penonton ia tak merasa khawatir bakal sepi.
“Konsep dari Move It Fest ini adalah Pesta Rakyat, jadi kita bener-bener menyajikan tontonan untuk rakyat, maka kita tak khawatir soal penonton, saya yakin pasti rame. Awalnya kita saat menggelar chapter pertama dan kedua di Gorontalo dan Manado malah target penontonnya nggak muluk-muluk, ya paling tidak bisa dihadiri 1000an penonton, Nggak taunya diluar dugaan, yang nonton sampai 34 ribu orang,” klanjut Evan.
Dipilihnya kota Kupang sebgai tempat digelarnya acara tentu bukan tanpa alasan, sebab sebelumnya terlebih dahulu dilakukan voting di website moveit.id, dan akhirnya pilihan terbanyak adalah kota jika Kupang. Atau tepatnya di lapangan Jend.Ricky Sitohang yang terletak didalam Kompleks Polda NTT, di Naikoten.
Selain dapat menampung ribuan orang, lapangan ini juga kerap di manfaatkan oleh warga kota Kupang untuk berolahraga. Tak hanya itu, letaknya pun cukup strategis dan mudah dijangkau oleh semua warga Kupang.
Move It Fest sendiri akan digelar pada 7 Oktober 2023 mendatang mulai pukul 02.00 PM hingga 11.00 PM.
Para musisi yang akan tampil ada Mario G. Klau yang merupakan musisi asli dari Kupang, kemudian Ecko Show, Silent Open Up, Wizz Baker, Glen Sebastian, Mukarakat, DJ Desa, Tesa Idol, Jacson Zeran, Ryan Junior, Boss Vhino dan beberapa musisi timur lainnya.
Ketika ditanya awak media tentang apa perbedaan Move It Fest ini dengan konser-konser lainnya, Ecko Show selaku CEO IDETIMUR menjelaskan,
“Perbedaanya pasti ada, karena di konser Move It Fest ini kita akan menampilkan live streaming dan pembuatan VOD. Karena itu, jika kamu berada jauh dari lokasi venue, kalian tetap dapat menonton secara daring dan ikut merasakan sensasi nonton konser ini.” kata Ecko.
Untuk konser kali ini pihak panitia menyediakan sekirat 15 ribu lembar tiket dengan harga juat Nol Rupiah, sedang kapasitas venue maksimumnya bisa menampung 20 ribu orang.
“Kami menyediakan sekitar 15 ribu tiket, dan tadi saya liat yang tersisa kurang dari 1000 tiket. Kita lihat saja, mungkin kita akan mengadakan penambahan tiket. Nah karena acara ini konsepnya adalah Pesta Rakyat, maka kami tetapkan harga tiket Nol Rupiah. Tujuannya agar masyarakat bisa berbondong-bondong untuk menyaksikan acara ini, karena acara ini memeng untuk mereka. jadi tak membebani mereka lah,” kata Adrian selaku PIC Move It Fest.
Move It Fest sendiri adalah sebuah inisiasi dari IDETIMUR untuk memberi kesempatan bagi musisi timur dalam menunjukan eksistensi dan karya-karya mereka.
“Dengan diadakannya MOVE IT FEST ini membuat Musisi Timur khususnya di daerah seperti kami yaitu timur makin dikenal di khalayak ramai dan sangat membantu dalam perkembangan karir kami,” ujar Nadaa Rapper Kampung, yang sempat merasakan tampil dalam MOVE IT FEST 2022 Manado.
Dengan adanya Move It Fest diharapkan karya musik timur dapat berkembang bersama juga penikmat musik timur.
“MOVE IT FEST sudah menjadi pesta rakyat untuk anak-anak timur,” ucap Ryan Junior.
Selama ini IDETIMUR memang memiliki misi khusus untuk menghidupkan ekosistem para musisi timur agar dapat bebas berkreasi. Program ini pun dibuat dengan maksud untuk mengapresiasi karya para musisi tersebut./Ib






