Deheng Hills Music Club Bogor Sukses Sajikan Konser Intimate Fariz RM

by -221 views

Bogor, Voicemagz.com – Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Fariz RM  masih sanggup menunjukkan penampilannya yang sangat prima dan energk. Hal itu ia buktikan ketika tampil dalam konser tunggal bertajuk “Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM”, yang  digelar secara  live streaming di Deheng Hills, kawasan lereng gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat malam (15/10/2021).

 

Dalam konser yang digelar secara hybrid, dengan kehadiran tamu undangan terbatas dengan prokes yang ketat dan juga bisa  disaksikan secara live streaming di Dehills Radio ini, Faris menyajikan tak kurang sebanyak 12 lagu nun stop. Sejumlah lagu populer ia suguhkan seperti ‘Sakura’, ‘Barcelona’, Nada Kasih’, Kurnia Pesona’, ‘Selangkah Ke Sebrang’ hingga lagu Susi Belel’.

Sesuai nama konsernya “Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM”, maka Friz pun terlihat sangat akrab dengan para penonton yang hadir maupun yang ada di live streaming. Bahkan ia tak segan segan menceritakan masa lalunya yang pernah tersandung narkoba, hingga membeberkan kemampuan bernyanyinya di usia 62 tahun.

” Namanya juga konser Intimate, jadi selain menyajikan lagu lagu hits kita harus bisa menghadirkan suasana intim tanpa jaim-jaiman, Fariz tampil apa adanya, nggak ada yang di tutup tutupi lah, termasuk gue nyeritain masa lalu gue,” jelas Fariz.

Lebih lanjut Fariz menambahkan bahwa  para penggemarnya adalah aset dirinya, jadi ia sangat mengapresiasi dan merawat dengan baik para fansnya dimanapun berada.

” Gue kaget lho, ternyata fans gue masih ada, dan berada dimana mana, bahkan keteika beberapa waktu lalu gue ke Eropa ada toko yang memajang vinyl gue, bener gue kaget banget, ternyata fans gue ada dimana mana. Maka pada konser malem ini sengaja menyanyikan lagu lagu yang hits agar semua bisa ikut bernyanyi. Selama 45 tahun saya berkarier dan gue tetap eksis di panggung ini, ya karena Anda,” “, tambah Fariz.

Secara keseluruhan Fariz mengaku senang bisa tampil di Deheng Hilss ini. Selain tempatnya yang menawarkan view yang indah tentunya, juga sarana dan prasarananya juga sangat bagus.

“Gue seneng bisa tampil di sini, ini tempat sangat bagus untuk menggelar konser virtual semacem ini, selain viewnya yang keren,  juga sarana dan prasarananya cukup bagus. Bahkan gue sempet bilang dengan pak Lexi (pemilik Deheng Hills), kapan-kapan mau memakai tempat ini untuk workshop membuat lagu dan aransemen di sini, seluruh aktivitas keseharian saat berada disini gue  direkam, semacam behind the scene gitu terus didokumentasiin terus  nantinya kita sajikan  lewat sosial media,” lanjut fariz

Hendra Sinadia selaku pengelola Dehills Music Club yang menjadi inisiator dari Intimate Concert Fariz RM ini  mengungkapkan bahwa pihaknya memang berkomitmen memberikan  sumbangsih untuk musi dan musik Indonesia dengan mengusung jargon “Spirit From The Mountain”, sesuai dengan lokasinya yang berada di lereng Gunung Salak dengan ketinggian sekitar 900Mdpl.

“Deheng Hills Music Club (DHMC) ini terbentuk dimasa pandemi, tujuannya untuk mendukung musik Indonesia serta membantu para musisinya agar terus berkarya, Ini komitmen kita. Sejauh ini kita sudah menggelar 25 event, diantaranya Muss Mujiono, Nita Artzen, dan Fariz RM ini. Ke depannya kami dan tim akan terus menbuat sesuatu yang bermanfaat bagi musik di Tanah Air,” jelas Hendra, didampingi rekan inisiator Romi M. Cahyadi.

Para punggawa Deheng Hills seperti Lexi Gunawan, Hendra Sinadia, Romi M. Cahyadi  ini sejatinya memang orang-orang lama di jagat musik Indonesia, oleh sebab itu tak heran jika mereka meng-create Deheng Hills ini dijadikan semacam One Stop Music. Dimana didalamnya ada studio latihan, studio rekaman, ruang konser, radio dan semua yang berhubungan dengan musik.

“Deheng Hills Music Club ini  akan terus  melengkapi diri, sekarang sudah ada tempat konser, studio latihan, studio recording dan radio serta restoran. Kedepan kita juga akan melengkapi dengan sarana pembuatan audio visual. Jadi kalau musisi selesai rekaman bisa juga membuat video clip di sini dengan mengeksploitasi pemandangan di sekitar sini. Tidak tertutup juga kedepan kita dirikan record label atau management artis,” tambah Hendra./Irish

 

No More Posts Available.

No more pages to load.