“Bisnis parfum ini sebenarnya sudah masuk tahun keempat, tapi kali ini kita launching produk perdana secara resmi di sini. Aku sendiri yang meracik formulanya, dengan banyak bahan lokal karena Indonesia itu kaya banget,” ujar Diah saat ditemui di stand pameran BRI The BBF Festival, JCC Senayan, Sabtu (16/8/2025).
Menurut Diah, dukungan sang suami yang baru saja pensiun dari dunia sepak bola menjadi motivasi besar dalam mengembangkan bisnis ini.
“Dia sangat support, karena sekarang juga berbisnis. Biasanya kita diskusi dulu, dia lebih ke strategi, aku yang menjalankan,” ungkapnya.
Ditanya soal omzet, Diah memilih merahasiakan. Namun ia optimistis produk parfum lokal racikannya bisa diterima pasar.
“Sekarang masih lihat perkembangan ke depan. Tapi karena semua produk sudah bersertifikat BPOM, kita tenang untuk bersaing. Resepnya juga kita punya sendiri, jadi sulit dipalsukan,” katanya.
Bagi Diah, kesibukan bisnis justru menjadi pengalaman berharga dalam menyeimbangkan peran sebagai ibu sekaligus pengusaha.
“Seru banget, bisa balance antara anak dan bisnis. Klinik kecantikan ini juga memang passion aku, jadi semuanya mengalir aja,” tambahnya.
Peluncuran parfum Lot Dekasha di BBF Festival 2025 ini menjadi langkah awal Diah Ayu Lestari memperkuat eksistensi di industri kecantikan lokal. Ia berharap produk yang dikembangkan bersama timnya dapat bersaing dengan brand-brand besar sekaligus membawa harum nama Indonesia./Din.







