JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Kabar duka menyelimuti industri musik global setelah drumer legendaris James Gadson, sosok di balik ketukan ikonik deretan musisi besar dunia, mengembuskan napas terakhirnya pada usia 86 tahun.
Gadson, yang dikenal sebagai salah satu arsitek irama funk, soul, dan disco paling berpengaruh, meninggal dunia pada Kamis, 2 April.
Kabar kepergian sang maestro dikonfirmasi langsung oleh istrinya, Barbara, kepada Rolling Stones
Barbara mengungkap bahwa sebelum berpulang, suaminya sempat menghadapi masalah kesehatan serius, termasuk menjalani prosedur operasi serta mengalami cedera punggung akibat terjatuh.
“Ia adalah pria yang luar biasa. Ia suami, ayah, kakek, dan buyut yang hebat, serta seorang drummer yang luar biasa tangguh,” ujar Barbara mengenang sosok Gadson.
Sepanjang kariernya yang membentang selama lebih dari lima dekade, James Gadson menjadi nyawa di balik lagu-lagu abadi yang hingga kini masih sering terdengar di radio maupun lantai dansa.
Ketukan drumnya menghidupkan lagu “Lean on Me” dan “Use Me” milik Bill Withers, “Dancing Machine” dari The Jackson 5, hingga “Love Hangover” karya Diana Ross.
Tak hanya itu, Gadson juga terlibat dalam proyek mahakarya Marvin Gaye melalui album “I Want You” serta memberikan ritme pada lagu “Express Yourself” milik Charles Wright & the Watts 103rd St. Rhythm Band.
Lahir pada 17 Juni 1939 di Kansas City, Missouri, Gadson tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kental dengan nuansa musik.
Meski dikenal dengan kemampuan bermain drumnya, ia memulai perjalanan musiknya sebagai penyanyi doo-wop dan pemain corner. Gadson baru mendalami drum secara autodidak setelah masa tugasnya di Angkatan Udara berakhir.
Meski sempat merasa kesulitan beralih dari pola pikir free-jazz ke ritme R&B yang stabil di awal karier session player-nya, ia berhasil merevolusi cara dunia memandang instrumen perkusi dalam musik populer.
Fleksibilitas dan kepiawaian Gadson membuatnya menjadi salah satu musisi sesi yang paling dicari di industri. Namanya tercatat dalam kredit album musisi lintas generasi, mulai dari Paul McCartney, B.B. King, dan Ray Charles, hingga bintang pop seperti Justin Timberlake, Beck, Lana Del Rey, serta Harry Styles./Ib.






