JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Acara musik tahunan Jazz Gunung Series 2025 telah mengumumkan jadwal untuk Jazz Gunung Series, yang tahun ini akan digelar untuk tiga tanggal di dua lokasi berbeda, Bromo dan Ijen.
Pengumuman tersebut diumumkan oleh penyelenggara melalui akun Instagram resmi Jazz Gunung baru-baru ini.
“Tahun ini kita bakal naik gunung lagi bareng nada-nada yang mengalun di tengah udara dingin,” tulis Jazz Gunung dalam keterangan unggahan.
Untuk seri pertama dan kedua, Jazz Gunung akan diselenggarakan di Amphitheater Jiwa Jawa Resort Bromo, Probolinggo pada 19 dan 26 Juli mendatang.
Sementata untuk seri ketiga, Jazz Gunung akan diselenggarakan di Amphitheater Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi pada 19 Agustus.
Bersamaan dengan pengumuman jadwal Jazz Gunung Series, pihak penyelenggara juga telah mengumumkan Jamie Aditya & The Mezzrollers sebagai line up yang akan mengisi seri pertama di Bromo.
Adapun, Jamie Aditya dikenal sebagai penyanyi jazz dengan gaya khas yang memadukan unsur swing dan soul. la telah tampil di berbagai festival musik besar dan berhasil memukau penonton dengan penampilannya.
Dia juga dikenal dengan gaya panggung yang elegan dan enerjik, sering mengenakan pakaian bergaya vintage dari era 1920-an hingga 1930-an. Kepribadiannya yang karismatik dan penguasaan panggung yang kuat menjadikannya sosok yang menarik perhatian di setiap penampilannya.
“Penasaran kan bagaimana penampilan Jamie Aditya & The Mezzrollers di panggung Jazz Gunung Series 1: Bromo nanti? Saksikan penampilannya di hari Sabtu, 19 Juli 2025 di Amphitheater Jiwa Jawa Bromo.”
Selain itu, Karimata juga akan bergabung untuk seri pertama. Grup yang berisi musisi top Tanah Air ynag menjadi pelopor jazz tusion di Indonesia ini akan meleburkan unsur tradisional, pop, dan improvisasi jazz dalam satu harmoni yang keren.
Nama Karimata sendiri terinspirasi dari Selat Karimata, yang menghubungkan berbagai pulau – sebuah simbol dari semangat musikal mereka, yang menyatukan suara-suara dari berbagai latar menjadi harmoni baru yang hidup.
Lewat album-album seperti “Pasti” dan “Mystical Mist”, Karimata menunjukkan bahwa musik bisa menjadi bahasa lintas zaman dan lintas budaya. Mereka tidak sekadar menghibur; mereka membuka ruang refleksi lewat komposisi yang cermat, permainan instrumental yang ekspresif, dan eksplorasi bunyi yang berani.
“Sekarang, mereka kembali ke panggung. Buat yang tumbuh besar dengan musik mereka, ini saatnya bernostalgia. Buat generasi baru, ini kesempatan langka buat ngerasain energi dan kualitas musisi legendaris secara langsung.”
Nama-nama lain yang akan mengisi Jazz Gunung Series juga akan diumumkan dalam waktu dekat.
Penjualan tiket presale untuk seri pertama juga telah dibuka. Penyelenggara menyediakan tiga kategori berbeda yang dapat dimiliki melalui seketiket.com atau profil Instagram resmi Jazz Gunung.
Berikut daftar kategori dan harga tiket presale Jazz Gunung Series:
Tribune: Rp300.000
VIP: Rp1.200.000
VVIP: Rp3.000.000
Adapun pemilik tiket kategori VVIP akan mendapat beberapa manfaat lebih, diantaranya makan malam eksklusif, paket merchandise resmi, bagian tempat duduk pribadi, exclusive lounge, exclusive toilet dan prayer room, pintu masuk eksklusif, serta area parkir dan akses kendaraan khusus./Mik. Foto: Istimewa.







