JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menerima Broadwayang Production di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis, 16 April. Pertemuan itu membahas rencana pementasan musikal Sayap Cinta: Habibie & Ainun, sekaligus menyoroti bagaimana ekosistem pertunjukan musikal di Indonesia bisa tumbuh lebih kuat.
Fadli menyambut inisiatif pelaku seni pertunjukan yang terus mencoba memperluas ruang karya musikal di dalam negeri. Menurut Menbud, upaya seperti itu penting karena menunjukkan seni pertunjukan di Indonesia terus mencari bentuk, penonton, dan panggungnya sendiri.
“Kami sangat mendukung upaya para stakeholders, khususnya di bidang seni pertunjukan dan produksi musikal. Ini menunjukkan bahwa ekosistem seni kita semakin berkembang, dan mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak karya musikal yang lahir,” kata Fadli Zon.
Ia juga menyebut pemerintah membuka ruang dukungan lewat berbagai skema yang sudah tersedia, salah satunya platform Dana Indonesiana. Menurut Fadli, program itu pada tahun lalu telah menjangkau ratusan komunitas seni dan budaya.
Dari pihak Broadwayang Production, produser sekaligus sutradara muda Mikail Edwin Rizki mengatakan produksi ini menjadi upaya menggabungkan unsur tradisi dan pendekatan modern. Broadwayang, kata Mikail, mencoba mempertemukan kekuatan wayang orang dengan gaya panggung Broadway.
“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda melalui Broadwayang, dengan menggabungkan kekuatan wayang orang dan pendekatan Broadway. Musikal Sayap Cinta: Habibie & Ainun kami rancang sebagai pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengangkat nilai-nilai cinta, dedikasi, dan keteladanan tokoh bangsa,” ujar Mikail, yang juga memerankan Rudy Habibie.
Musikal Sayap Cinta: Habibie & Ainun dijadwalkan tampil secara eksklusif pada 8 Mei 2026 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pertunjukan ini mengangkat kisah cinta B.J. Habibie dan Ainun lewat pendekatan teater, musik, dan budaya, mulai dari pertemuan pertama hingga perjalanan hidup keduanya.
Dalam pertemuan itu hadir penasihat Broadwayang Production Setiawan Djody dan Hendro Soeroso, pemeran Ainun Dhea Seto, produser eksekutif Irwin Rizki, serta manajer operasional Seruni HR. Ikut mendampingi Fadli, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya, serta Staf Khusus Menteri Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Annisa Rengganis./Din.






