JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Musisi asal AS, Michael Eugene Archer yang lebih dikenal dengan nama panggung D’Angelo, meninggal dunia di usia 51 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh keluarga pada Selasa, 14 Oktober sore waktu setempat.
Musisi yang dikenal sebagai pelopor neo-soul itu menghembuskan nafas terakhirnya di pagi hari yang sama, setelah berjuang melawan kanker pankreas secara tertutup.
“Bintang yang bersinar di keluarga kami telah meredupkan cahayanya bagi kami dalam hidup ini… Setelah perjuangan yang berlarut-larut dan berani melawan kanker, kami patah hati mengumumkan bahwa Michael D’Angelo Archer, yang dikenal para penggemarnya di seluruh dunia sebagai D’Angelo, telah dipanggil pulang, meninggalkan kehidupan ini hari ini, 14 Oktober 2025,” bunyi pernyataan tersebut.
“Kami sedih bahwa ia hanya dapat meninggalkan kenangan indah bersama keluarganya, tetapi kami selamanya bersyukur atas warisan musik yang luar biasa menyentuh yang ia tinggalkan,” lanjutnya.
Pihak keluarga juga memohon agar privasi mereka dihormati di masa sulit ini dan mengajak semua pihak untuk ikut berduka cita sekaligus merayakan karya-karya yang telah D’Angelo berikan untuk dunia.
Sebelum kabar duka ini muncul, D’Angelo sempat membatalkan penampilannya di Roots Picnic Festival, Philadelphia pada Mei lalu. Pembatalan itu disebabkan oleh penundaan medis yang tidak terduga, menyusul operasi yang ia jalani awal tahun ini.
Kepergian D’Angelo tak ayal membuat rekan sejawatnya di industri musik berbondong-bondong menyampaikan penghormatan di media sosial, antara lain DJ Premier, Tyler the Creator, The Alchemist, Bryan-Michael Cox, Jill Scott, hingga Doja Cat.
Adapun, D’Angelo lahir di Richmond, Virginia, pada 11 Februari 1974. Ia telah menunjukkan ketertarikan pada musik sejak kecil. Karier musiknya mulai menanjak setelah ia menandatangani kontrak dengan EMI pada tahun 1993 dan menulis lagu “U Will Know” untuk Black Men United.
Namanya kian melambung pada tahun 1995 lewat rilisnya album debut “Brown Sugar” yang sukses meraih sertifikasi platinum di AS.
Kesuksesannya berlanjut dengan album kedua, “Voodoo” (2000), yang menuai pujian dari kritikus dan berhasil menduduki puncak tangga lagu. Lewat album ini pula, D’Angelo membawa pulang penghargaan Grammy pertamanya. Setelah penantian panjang, album ketiganya, “Black Messiah”, dirilis pada tahun 2014./Ib.





