JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Lama menghilang, Astrid kembali menunjukkan eksistensinya di jagat musik Indonesia dengan meluncurkan mini album terbarunya bertajuk “Masih di Sini”.
Karya ini menjadi penanda perjalanan panjang Astrid yang telah berkarya selama lebih dari dua dekade, sekaligus wujud konsistensinya dalam terus bernyanyi dan bereksplorasi secara musikal.
Mini album Masih di Sini menghadirkan lima lagu dengan tiga track utama yang dirancang sebagai refleksi pendewasaan diri serta perjalanan personal Astrid sebagai musisi. Judul album tersebut dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai representasi kesetiaannya terhadap dunia musik sejak awal karier.
“Tahu nggak kenapa judulnya Masih di Sini? Karena sejak 2003 sampai detik ini saya nggak ke mana-mana, masih terus bernyanyi, terus menghibur, terus berkarya dan saya masih terus di sini,” ujar Astrid saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu malam (17/12).
Dari sisi musikalitas, Masih di Sini mengusung genre pop dengan sentuhan retro khas era 80-an. Astrid mengaku terlibat secara langsung dalam seluruh proses kreatif album ini dan merasa puas dengan hasil yang dicapai. “Saya juga terlibat penuh dalam pembuatannya dan senang dengan hasilnya,” ungkapnya.
Dalam penggarapan mini album ini, Astrid menggandeng musisi sekaligus produser Adrian Martadinata. Adrian menyebut album ini sarat dengan pesan positif serta kisah nyata yang disampaikan secara jujur tanpa dibuat-buat.
“Memang kebetulan konsep mini album ini positif sekali liriknya dan banyak kisah nyata. Saya berpikir untuk compose nggak mau dibuat-buat. Ingin menampilkan Astrid yang sekarang, dan lewat album ini saya merasa Astrid layak untuk kembali jadi ‘Ratu Cahaya’,” jelas Adrian.
Tak hanya merilis mini album, Astrid juga menggelar showcase intimate sebagai bagian dari perayaan karya terbarunya. Melalui pertunjukan tersebut, ia sekaligus mengajak penonton menelusuri kembali perjalanan awal kariernya di industri musik Indonesia.
“Sekitar tahun 2000 awal saya ditemukan Pak Jan Djuhana, mungkin karena keanehan vokal saya, hahaha. Singkat cerita drilis lah ‘Ratu Cahaya’ sebagai single pertama saya dan jadi original soundtrack film Tusuk Jelangkung. Itulah awal mula dark era,” kenang Astrid.
Nama Astrid sendiri telah lama dikenal publik lewat deretan lagu populer seperti “Jadikan Aku Yang Kedua”, “Tentang Rasa”, dan “Mendua”. Lagu-lagu tersebut sempat mendominasi tangga lagu nasional dan mengantarkannya meraih penghargaan multi platinum.
Setelah hampir 20 tahun bernaung di label besar, Astrid kini memilih jalur independen yang telah dijalaninya selama lima tahun terakhir./Eds. Foto: Istimewa.






