JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Mantan penyanyi anak menjadi anggota DPRD Jakarta Agustina Hermanto alias Tina Toon menyampaikan kritik keras terhadap pencabutan kartu jakarta pintar (KJP), yang dilakukan secara sepihak oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dan dinas pendidikan.
Tina Toon menyesalkan minimnya komunikasi antara pemerintah dan para penerima manfaat.
“Kalau memang bicara sasaran, misalnya dia mampu memang layak dicabut. Namun yang terjadi, ada yang memang tidak mampu ternyata dicabut. Kenapa tidak dikomunikasikan dulu sama semua penerima?” ujar Tina Toon dikutip dari channel YouTube DPRD Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Tina Toon juga menyoroti proses pencabutan yang dinilai tidak transparan dan menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Menurutnya, proses pendaftaran KJP dikenal rumit, namun pencabutannya justru dilakukan secara instan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
“Yang menjadi keluhan, selama ini kalau mau daftar susahnya minta ampun. Namun kalau dicabut, main cabut saja tanpa konfirmasi,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya klarifikasi sebelum tindakan pencabutan dilakukan, agar tidak berdampak buruk pada anak-anak yang membutuhkan bantuan pendidikan.
Tina Toon mengungkapkan terdapat ratusan penerima KJP yang tidak tepat sasaran, seperti anak dari pegawai negeri sipil (PNS) atau keluarga yang tergolong mampu secara finansial.
Temuan ini berdasarkan laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang kemudian menjadi dasar evaluasi bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menyaring ulang data penerima KJP.
“Kami minta Dinas Pendidikan melakukan klarifikasi lebih dalam agar bantuan KJP benar-benar diberikan kepada yang berhak,” ujarnya./Din.






