Akreditasi A FK Universitas YARSI Jadi Jalan Menuju World Class University

by -2,076 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas YARSI meraih kembali peringkat akreditasi A (terbaik) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi-Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (BAN PT-Kemenristekdikti).

Akreditasi A yang kini kembali disandang FK Universitas YARSI adalah untuk program studi pendidikan dokter dan profesi dokter.

“Akreditasi terbaik ini mencerminkan kualitas dan penjaminan mutu yang berkesinambungan dari Fakultas Kedokteran Universitas YARSI dan sangat berpengaruh bagi lulusan dan mahasiswanya. Lulusan fakultas yang berakreditasi A memiliki lebih banyak kesempatan dan peluang bersaing di dunia kerja maupun dalam pendidikan lanjutan,” ujar Ketua Yayasan Universitas YARSI, Prof Jurnalis Udin usai syukuran Akreditasi A bagi FK Universitas YARSI di Jakarta, Selasa (17/7).

Ditambahkan Rektor Universitas YARSI, Prof Susi Endrini, FK Universitas YARSI telah mempersiapkan hal ini secara matang, terukur, terarah dan terencana selama berbulan-bulan.

“Kita harapkan hal ini bisa menjadi motivasi dan inspirasi untuk memacu fakultas lain dapat meraih akreditasi A, sehingga pada akhirnya dapat memacu perolehan akreditasi A bagi universitas,” jelas Susi.

Target terdekat yakni di tahun depan, semua Program studi (Prodi) bisa mendapatkan akreditasi A. Bahkan salah satu Prodi yakni Ilmu Perpustakaan sudah mendapat akreditasi dan merupakan satu-satunya di Indonesia.

Syukuran Akreditasi A bagi FK Universitas YARSI ini juga istimewa, pasalnya acara ini juga dihadiri Prof Jae Gook Shin, seorang profesor di bidang Farmakologi Klinis dari Inje University, yang juga Direktur Pharmacogenomics Research Centre dan Direktur Clinical Trial Centre Busan Paik Hospital, Inje University, Korea Selatan.

Dekan FK Universitas YARSI, dr. Rika Yuliwulandari menjelaskan, Prof Jae Gook Shin datang ke Indonesia melalui program World Class Professor yang diselenggarakan sebagai hibah Ditjen Sumber Daya IPTEK Dikti, Kementerian Ristek Dikti kepada Universitas YARSI yang mampu dimenangkan tim peneliti dari Universitas YARSI.

Kedatangan Prof Jae juga terkait dengan upaya mengembangkan produk biofarmasi dengan alat inkubator bits untuk natural compound semacam senyawa aktif alami, Secretum hingga Kid Genetik.

“Kami juga bisa bekerjasama dengan produsen jamu untuk menambah bahan kesehatan alami hasil penelitian yang telah kami patenkan,” ujar Prof Jurnalis Udin.

Selain itu, kedatangan Prof Jae juga untuk membuka kolaborasi dengan Inje University guna meningkatkan mutu publikasi dan kualitas penelitian maupun kualitas dosen dan peneliti di Universitas YARSI sendiri.

Prof. Susi berharap capaian terbaik FK ini linear dengan visi dan misi Universitas YARSI yang berkomitmen menjadikan universitas sebagai World Class University.

“Setelah diproklamirkan untuk mencapai World Class University, para stakeholder mau tak mau harus berkompetisi di ranah akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat. Jadi lengkap, mulai Prodi-nya, hasil penelitian, hingga pengabdian ke publik berupa sarana dan prasarana RS YARSI yang Insha Allah di awal Agustus ini akan dioperasikan,” ucap Susi.

Hingga saat ini, Universitas YARSI telah memiliki beberapa pusat riset yakni genomic research center, herbal research center, stem cell research center, telomere and aging research center, halal research center dan e-health research center. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.