JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Penyanyi Britney Spears secara sukarela masuk ke sebuah fasilitas perawatan lima pekan setelah ditangkap atas dugaan DUI, atau driving under the influence, istilah hukum di Amerika Serikat untuk mengemudi dalam pengaruh alkohol, obat-obatan, atau zat lain yang bisa mengganggu kemampuan berkendara.
Melansir People, kabar itu dikonfirmasi perwakilan Spears pada Minggu, 12 April.
Spears, 44 tahun, ditangkap pada 4 Maret di Ventura, California. Ia diduga mengemudi dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan. Sehari kemudian, ia dibebaskan. Setelah itu, perwakilannya menyebut insiden tersebut “sama sekali tidak dapat dibenarkan”.
People hanya menyebut Spears masuk ke fasilitas perawatan. Jenis perawatan itu tidak dijelaskan. Namun TMZ, yang lebih dulu melaporkan kabar ini, menyebut Spears masuk ke fasilitas rehabilitasi terkait penyalahgunaan zat. Pihak Spears tidak mengonfirmasi rincian itu, termasuk lokasi maupun program yang dijalani.
Spears memiliki dua putra dari mantan suaminya, Kevin Federline. Pada Oktober 2025, Federline menulis dalam memoarnya You Thought You Knew bahwa sudah waktunya “membunyikan alarm” terkait perilaku Spears. Ia mengaku khawatir keadaan yang tidak berubah akan berdampak pada kedua putra mereka.
Pihak Spears lalu menanggapi isi buku itu dengan menyatakan bahwa yang paling ia pedulikan adalah anak-anaknya dan kesejahteraan mereka “di tengah sensasionalisme ini”.
Sebelumnya, Spears pernah dua kali ditempatkan dalam penahanan psikiatris pada Januari 2008. Salah satunya terjadi setelah ia mengunci diri di kamar mandi rumah Federline bersama Jayden yang saat itu masih balita. Peristiwa itu kemudian ikut berujung pada hak asuh penuh anak-anak jatuh ke tangan Federline.
Dalam memoarnya The Woman in Me yang terbit pada 2023, Spears menulis bahwa saat itu ia tidak ingin bayinya diambil. Ia juga pernah mengatakan dirinya masih membutuhkan banyak pemulihan setelah bertahun-tahun hidup di bawah pengawasan hukum yang membatasi keputusan pribadi dan keuangannya, yang baru berakhir pada 2021./Ib.






