Chicha Koeswoyo Minta Keterlibatan Masyarakat Cegah Potensi Tawuran di Bulan Ramadhan

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com –  Bulan Ramadan yang seharusnya menjadi momen penuh berkah dan kedamaian, kerap diwarnai insiden tawuran yang meresahkan.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Chicha Koswoyo, dalam pernyataannya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (13/2).

Menurut Chicha, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya bentrokan di lingkungannya. Kesadaran kolektif sangat dibutuhkan agar setiap warga tetap waspada dan aktif menjaga keamanan sekitar.

Chicha menyoroti kebiasaan konvoi yang sering terjadi selama Ramadan, baik saat buka puasa maupun sahur, sebagai salah satu pemicu utama tawuran. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya tindakan preventif dari pihak berwenang untuk mengantisipasi potensi konflik.

“Berbagai konvoi biasanya sering dilakukan selama Ramadan baik di waktu buka puasa maupun sahur. Ini seharusnya dicegah, karena bisa menjadi salah satu penyebab tawuran,” ujar Chicha.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tawuran tidak boleh berhenti hanya di bulan Ramadan. Pengamanan harus tetap ditingkatkan pasca-Ramadan agar konflik antarwarga dapat terus ditekan.

Untuk memastikan efektivitas pengamanan, Chicha mendorong keterlibatan aktif masyarakat, terutama tokoh-tokoh di tingkat RT dan RW, dalam menjaga ketertiban. Dengan adanya pengawasan dari warga sekitar, potensi tawuran remaja bisa ditekan secara signifikan.

“Jadi jangan hanya bulan Ramadan saja. Masalah tawuran ini seharusnya bisa diminimalisir juga di luar bulan Ramadan,” tambahnya.

Meskipun tantangan ini cukup besar, Chicha tetap optimistis bahwa Pemprov DKI Jakarta mampu mengantisipasi dan menangani permasalahan tawuran dengan baik. Ia menekankan bahwa pendekatan yang tepat, kepastian hukum yang tegas, serta sosialisasi yang konsisten bisa menjadi solusi jangka panjang.

“Dengan penanganan yang tepat, kepastian hukum yang tegas, serta sosialisasi yang konsisten, masalah tawuran di Jakarta bisa diselesaikan dengan baik,” pungkasnya./Din.

No More Posts Available.

No more pages to load.