Dalam Sambutanya di Acara Pelantikan DPP PAPPRI Ida Fauziah Tekankan Pentingnya Sertifikasi Musik

oleh
oleh

Jakarta, Voicemagz.com- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang berhalangan hadir diacara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPP PAPPRI periode 2022-2027. Namun Ibu mentri berkenan memberikan sambutannya melalui video.

Dalam sambutannya Ida Fauziyah mrnrkankan pentingnya untuk tetap berkomitmen melawan segala bentuk diskriminasi.

“Saya yakin dengan pelantikan ini PAPPRI akan tetap terus membuktikan komitmennya untuk melawan segala bentuk diskriminasi, kekerasan dan pelecehan yang ada di dunia permusikan Indonesia, ”  katanya saat mengikuti pelantikan dan pengukuhan DPP PAPPRI secara virtual di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Selain itu Ida fauziyah juga menekankan pentingnya sertifikasi dibidang musik diera perkembangan dunia digital dan persaingan yang ketat yang harus dihadapi kedepan.

“Untuk itu Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia telah merumuskan Standar Kompetensi Kerja Sasional Indonesia (SKKNI) musik dan skema advokasi  untuk membenahi SDM di sektor industri kreatif agar pekerja musik mampu bersaing di era persaingan bebas ini. Dengan adanya SKKNI ini semoga PAPPRI bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitasn para pekerja musik dari mulai pencipta lagu, penyanyi, pemusik, sound engineer hingga juri musik agar bisa bersaing dan semakin siap menghadapi era digital ini,” tambah Fauziah.

Lebih lanjuta Ida  Fauziah juga meminta para pimpinan dan anggota DPP Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik RI (PAPPRI) mampu menjalankan tugasnya dan membawa kemajuan nyata bagi organisasi, bagi kesejahteraan para pekerja musik sebagai anggota PAPPRI dan juga bagi pembangunan bangsa Indonesia pada umumnya.

Ida Fauziyah memandang para pekerja seni musik sering mengalami masalah mulai dari upah kontrak kerja, hak cipta hingga permasalahan kesetaraan, diskriminasi dan pelecehan yang terjadi terutama pada pekerja perempuan.

Ia juga mengaku bahwa kesenian di Indonesia tak pernah kekurangan jumlah perempuan. Namun, adanya PAPPRI sebagai wadah yang menghimpun para pekerja seni di bidang musik, menjadi angin segar yang membawa harapan bagi perbaikan kesejahteraan dan kesetaraan bagi para anggotanya.

Sementara itu  Ketua Umum PAPPRI Tony Wenas dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan bermitra dengan pemerintah dalam memimpin PAPPRI dalam mengurus para musi dan penyanyi di Indonesia. Termasuk dalam memerangi segala bentuk diskriminasi, kekerasan dan pelecehan yang ada di dunia permusikan Indonesia.

“Kita akan bermitra dengan pemerintah untuk mengangkat kesejahteraan para pekerja seni musik. Sebab tak dipungkiri, pekerja seni sering mengalami masalah mulai dari upah kontrak kerja, hak cipta hingga permasalahan kesetaraan, diskriminasi dan pelecehan yang terjadi, terutama pada pekerja perempuan, ” pungkas Tony yang terpilih sebagai Ketum dalam Munas PAPPRI di kota Mataram, NTB, awal Maret 2022 lalu.

No More Posts Available.

No more pages to load.