JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Boardang Boarding Festival 2026 resmi mengumumkan jajaran line up yang akan menghentak panggung. Festival musik yang mengusung konsep unik bertema aviasi ini bakal diselenggarakan di Edu Town, BSD City, Tangerang, pada 4 dan 5 Juli mendatang.
Sederet nama besar dari berbagai genre musik dipastikan siap memberikan energi maksimal di atas panggung, mulai dari Dewa 19, Pamungkas, The Changcuters, hingga Mahalini.
Tidak ketinggalan, nama-nama lain seperti Sal Priadi, Fiersa Besari, Idgitaf, Naykilla & Friends, Kelompok Penerbang Roket, Souljah, hingga Ndarboy Genk juga turut memperkuat daftar penampil.
Salah satu daya tarik yang akan dihadirkan adalah kolaborasi lintas generasi antara NTRL dengan Sukses Lancar Rezeki (SLR). Proyek yang dijuluki sebagai kolaborasi ‘Bapak-Anak’ ini menjanjikan aksi panggung yang segar dan belum pernah dipertunjukkan di tempat lain.
Pentolan NTRL, Bagus Dhanar Dhana atau yang akrab disapa Ombags, menyatakan antusiasmenya terhadap konsep kolaborasi ini. Ia menjamin penampilan ini akan menjadi sesuatu yang spesial bagi para pencinta musik yang hadir.
“Ini akan menjadi sebuah proyek musikal seru antara bapak dan anak. Kita sudah coba meramu konsep panggung yang enggak biasa dan baru pertama kalinya dipertunjukkan secara live di Boardang Boarding Festival 2026,” kata Ombags dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni.
Adapun memasuki tahun kedua penyelenggaraan, promotor Art Media Kreasi mengusung tema besar bertajuk “Lepas Landas”. Konsep ini dirancang untuk menggabungkan selebrasi musik dengan pengalaman interaksi sosial yang epik di area terbuka.
Melalui tema ini, pihak penyelenggara ingin menjadikan festival bukan sekadar tempat menonton konser, melainkan ruang untuk melepaskan penat dari rutinitas harian.
Festival Director Boardang Boarding Festival, Fachrul Rozi Miraza, menjelaskan bahwa konsep “Lepas Landas” ini menjadi ruang bertemu yang intim bagi para pencinta seni. Ia berharap para penonton dapat pulang membawa modal energi positif baru.
“Lepas Landas kami rancang bukan sekadar sebuah pagelaran musik, tetapi juga sebagai ruang bertemu dan terkoneksi di ruang kreatif,” ujar Fachrul.
“Kami ingin menciptakan suasana di mana musik, kreativitas, dan interaksi sosial bisa berjalan beriringan. Penumpang bisa datang dengan perasaan lepas, melandaskannya lewat jalur bahagia,” sambungnya.
Guna memanjakan para pengunjung, pihak promotor telah menyiapkan empat pilar pengalaman utama. Pertama adalah Duty Free Zone yang menyajikan pasar musik, cendera mata resmi, hingga stan foto. Kedua, Food Experience yang menghadirkan aneka kuliner ala katering penerbangan dari UMKM lokal dengan harga terjangkau.
Ketiga, Art Installation hasil kolaborasi Exehause dengan pihak festival yang menampilkan instalasi seni serta mural ikonis. Pilar terakhir adalah Boarding Beats, sebuah area eksklusif yang menyajikan sesi musik elektronik dari para DJ pilihan.
Bagi mereka yang ingin merasakan kemeriahan festival, pihak penyelenggara membagi tiket ke dalam dua kategori utama, yakni Kelas Ekonomi dan Kelas Bisnis. tiket Kelas Ekonomi dijual dengan harga Rp185.000 untuk harian dan Rp315.000 untuk tiket terusan dua hari. Sementara itu, tiket Kelas Bisnis dibanderol Rp220.000 untuk harian dan Rp350.000 untuk terusan dua hari.
Pemegang tiket Kelas Bisnis akan mendapatkan berbagai fasilitas premium, seperti area menonton tepat di depan panggung, toilet khusus, serta jalur masuk cepat.
Seluruh kategori tiket tersebut belum termasuk pajak dan hanya dapat diperoleh melalui situs resmi www.boardangboarding.com./Eds.






