Dituding Ibadah ke Gereja Usai Mualaf, Ini Jawaban Richard Lee

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Isu datang ke gereja usai memutuskan mualaf santer menerpa Richard Lee.  Melalui kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu, Richard Lee menegaskan kedatangannya ke gereja semata-mata untuk memenuhi undangan memberikan motivasi dan bukan untuk menjalankan ibadah.

“Jadi kalau ada rumor Richard Lee datang ke gereja untuk beribadah setelah dirinya masuk Islam itu tidak benar. Yang benar adalah dia memang pernah datang ke gereja atas undangan Pendeta Gilbert Lumoindong untuk memberikan motivasi. Jadi tidak ada agenda ibadah di dalamnya. Clear ya,” ungkap Abdul, dilansir dari Beritasatu.

Ia juga membantah tudingan yang menyebut Richard Lee kerap mengajak istrinya, Reni Effendi, untuk beribadah di gereja.

“Yang perlu diketahui, istri Richard itu bukan penganut Kristen atau Katolik. Reni itu agamanya Buddha. Justru salah sasaran kalau menyerang mereka,” tegasnya.

Selain itu, pihak Richard Lee menegaskan persoalan keyakinan merupakan urusan pribadi yang tidak seharusnya diperdebatkan di ruang publik.

Menurut Abdul, keyakinan seseorang merupakan perjalanan spiritual yang bersifat personal dan tidak dapat diukur hanya dari dokumen administratif semata.

Sebelumnya, polemik mengenai status mualaf Richard Lee mencuat setelah Mualaf Center Indonesia disebut mencabut sertifikat mualaf miliknya. Isu tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk soal perubahan data agama di kartu identitas Richard Lee.

Menanggapi berbagai tudingan yang beredar, Abdul menyatakan pihaknya berencana menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah dan menyerang karakter kliennya.

Salah satu pihak yang disebut akan dilaporkan adalah Dokter Detektif atau Doktif karena dianggap menyebarkan tuduhan bahwa perpindahan keyakinan Richard Lee hanya untuk mencari simpati publik./Din.

No More Posts Available.

No more pages to load.