JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Keluarga besar Abelle Pictures menggelar ziarah bersama ke makam almarhum Gary Iskak di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Ziarah tersebut dilakukan jelang pemutaran serentak film Lastri: Arwah Kembang Desa yang akan tayang perdana pada 16 Juli 2026.
Momen tersebut terasa begitu emosional karena dilaksanakan bertepatan dengan hari kelahiran Gary Iskak, yang juga jatuh pada 11 Juli. Ziarah ini menjadi bentuk doa, penghormatan, sekaligus ungkapan kerinduan kepada sosok aktor yang telah memberikan dedikasi terbaiknya melalui film Lastri: Arwah Kembang Desa, yang menjadi karya layar lebar terakhirnya.
Hadir dalam ziarah tersebut Audy Bella, Hana Saraswati, Nando Hilmi, dan sutradara Hendri Tivo. Mereka turut didampingi oleh istri almarhum beserta anak-anak Gary Iskak dalam suasana yang penuh haru.
Usai memanjatkan doa bersama, para pemain dan keluarga mengenang sosok Gary Iskak sebagai aktor yang tidak hanya profesional di depan kamera, tetapi juga hangat, rendah hati, dan selalu membawa semangat bagi siapa pun yang bekerja bersamanya.
Mewakili para pemain Lastri: Arwah Kembang Desa, Audy Bella mengaku momen ziarah kali ini memiliki makna yang sangat mendalam.
“Rasanya campur aduk. Kami datang bukan hanya untuk berziarah, tetapi juga untuk mengabarkan kepada Bang Gary bahwa film terakhirnya akan segera bertemu dengan penonton. Yang membuat kami semakin terharu, film ini tayang pada 16 Juli, sangat dekat dengan hari ulang tahun beliau pada 11 Juli,” ungkapnya.
Audy berharap film ini dapat menjadi persembahan terbaik bagi almarhum sekaligus menjadi pengobat rindu bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar.
“Lastri: Arwah Kembang Desa adalah karya terakhir Bang Gary. Mudah-mudahan film ini bisa menjadi obat rindu untuk kita semua. Lewat film ini, masyarakat bisa kembali menyaksikan akting luar biasa beliau di layar lebar dan mengenang semua dedikasi yang telah diberikan untuk dunia perfilman Indonesia,” tambahnya.
Sutradara Hendri Tivo mengatakan bahwa ziarah ini bukan sekadar agenda promosi, melainkan bentuk penghormatan kepada seorang aktor yang telah memberikan sepenuh hati untuk film ini.
“Hari ini kami datang sebagai keluarga. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Bang Gary atas semua dedikasi, semangat, dan cinta yang beliau berikan selama proses produksi. Kehadiran beliau masih sangat terasa di setiap adegan dalam film ini,” katanya.
Lastri: Arwah Kembang Desa menjadi film terakhir Gary Iskak yang berhasil diselesaikannya sebelum berpulang. Dalam film ini, ia memerankan Turenggo, karakter sentral yang menjadi salah satu kunci dari misteri yang menyelimuti kisah Lastri.
Film produksi Abelle Pictures ini juga dibintangi oleh Hana Saraswati, Audy Bella, Yama Carlos, Joe Richard, Dodit Mulyanto, Nando Hilmi, Debby Sahertian, Ingrid Wijanarto, Rizal Jibran, Ratu Meta, serta Pak Yusub, dan disutradarai oleh Hendri Tivo.
Mulai 16 Juli 2026, penonton di seluruh Indonesia dapat kembali menyaksikan penampilan Gary Iskak di layar lebar melalui Lastri: Arwah Kembang Desa sebuah karya yang bukan hanya menghadirkan kisah horor penuh misteri, tetapi juga menjadi jejak terakhir seorang aktor yang akan selalu dikenang./Din.







