JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Duka mendalam menyelimuti musisi Anji Manji setelah sang ibunda meninggal dunia secara mendadak tanpa tanda-tanda sakit. Kepergian yang begitu cepat ini menyisakan kisah haru tentang momen-momen terakhir yang kini menjadi kenangan tak tergantikan.
Anji mengungkapkan, sehari sebelum wafat, kondisi ibundanya masih terlihat sehat dan beraktivitas seperti biasa. Sang ibu bahkan masih sempat berkomunikasi dengan keluarga dan orang terdekat, tanpa menunjukkan keluhan apa pun.
“Tidak ada tanda-tanda sakit, semuanya berjalan normal,” ujar Anji usai prosesi pemakaman di TPU Mangun Jaya, Bekasi.
Pada malam terakhir, ibundanya diketahui masih berbincang hangat dengan keluarga hingga larut malam. Ia juga sempat mengirim pesan singkat kepada Anji melalui WhatsApp sebelum akhirnya beristirahat.
Kekhawatiran muncul saat keesokan pagi, ketika sang ibu tidak kunjung bangun dari tidurnya. Anji yang mendapat kabar tersebut langsung bergegas menuju rumah ibunda yang berlokasi tak jauh dari tempat tinggalnya.
Dalam momen penuh emosi itu, Anji masih sempat merasakan denyut nadi ibundanya yang sangat lemah. Namun, tak lama kemudian, sang ibu mengembuskan napas terakhir.
“Saya sempat pegang, masih ada denyutnya, tapi lemah. Setelah itu, sudah tidak ada,” tuturnya.
Kepergian yang mendadak ini menjadi pukulan berat bagi Anji dan keluarga. Momen sederhana di hari terakhir—bercanda, berbincang, hingga berpamitan untuk tidur—kini berubah menjadi kenangan yang terus membekas.
Sebagai bentuk kenangan terakhir, Anji menyimpan sebuah gelang yang dikenakan ibundanya hingga akhir hayat. Gelang tersebut memiliki nilai emosional mendalam karena merupakan benda yang dibawa sang ibu saat menunaikan ibadah haji.
“Ini gelang Mama, saya simpan. Sangat berarti buat saya,” kata Anji.
Ia menegaskan tidak akan memberikan benda tersebut kepada siapa pun, karena dianggap sebagai simbol kedekatan dan pengingat akan sosok ibunda yang telah berpulang.
Kisah ini menjadi potret kehilangan yang begitu personal—tentang betapa cepat waktu berlalu dan bagaimana kenangan sederhana bisa menjadi hal paling berharga saat seseorang yang dicintai pergi untuk selamanya./Din.





