Istri Ozzy Osbourne Pertimbangkan Hidupkan Kembali Konser Suaminya Lewat Hologram

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Istri mendiang legenda heavy metal Ozzy Osbourne, Sharon Osbourne, dikabarkan tengah mempertimbangkan tawaran untuk menghidupkan kembali sosok suaminya di atas panggung.

Setelah kepergian sang musisi tahun lalu, proyek ambisius berupa konser hologram dengan teknologi serupa “ABBA Voyage” kini menjadi opsi utama untuk mengabadikan penampilan terakhir Ozzy di konser “Back To The Beginning”.

Konser amal berdurasi 10 jam tersebut merupakan perayaan epik bagi perjalanan karier Ozzy bersama Black Sabbath yang digelar Juli 2025, hanya beberapa pekan sebelum ia mengembuskan napas terakhir.

Acara tersebut dimeriahkan oleh sederet nama besar seperti Yungblud, Steven Tyler, hingga personel Metallica dan Pantera.

Meski sebagian cuplikan telah tayang dalam serial Paramount+ bertajuk “Ozzy: No Escape From Now”, Sharon kini tengah menjajaki kemungkinan untuk membawa pengalaman tersebut ke level yang lebih imersif.

Seorang sumber internal mengungkapkan kepada kolom Bizarre di surat kabar The Sun bahwa

Adapun rencana untuk mempublikasikan konser hologram tersebut sudah ada sejak awal. Namun, segala proses sempat terhenti karena suasana duka.

Kini, Sharon disebut telah siap secara mental untuk kembali bekerja dan meninjau berbagai proposal yang masuk.

“Pembicaraan sedang berlangsung dan tawaran yang ada berkisar dari sekadar film konser sederhana hingga pertunjukan bergaya ABBA Voyage,” kata seorang sumber, dikutip The Sun, Rabu, 18 Februari.

Selain proyek hologram dan film biopik yang santer dikabarkan akan membintangi Yungblud, Sharon juga memberikan sinyal kuat mengenai kebangkitan festival metal legendaris, Ozzfest, pada tahun 2027.

Melalui akun Instagram resmi Ozzfest, spekulasi ini diperkuat dengan unggahan yang menanyakan kesiapan penggemar akan kembalinya festival tersebut.

Sharon mengonfirmasi, diskusi awal dengan promotor raksasa Live Nation telah dilakukan untuk membawa kembali festival yang terakhir kali digelar secara mandiri pada tahun 2018 itu.

Dalam wawancaranya dengan Billboard, Sharon menekankan, semangat Ozzfest selalu tentang memberikan panggung bagi talenta baru—sebuah visi yang selalu dipegang teguh oleh Ozzy semasa hidupnya.

“Kami benar-benar memulai festival metal di negara ini. Itu tidak pernah dilakukan dengan semangat seperti milik kami, karena milik kami adalah tempat bagi talenta baru. Itu seperti perkemahan musim panas untuk anak-anak,” kata Sharon.

Jika rencana ini terealisasi, Ozzfest 2027 tidak hanya akan menjadi penghormatan bagi warisan Ozzy Osbourne, tapi juga menjadi ajang tur internasional yang lebih luas dari sebelumnya./Ib.

No More Posts Available.

No more pages to load.