JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Penantian panjang telah usai, Isyana Sarasvati akhirnya merilis album “EKLEKTIKO” secara penuh pada hari ini Kamis, 21 Mei, 2026.
Seperti diketahui, perjalanan album penuh kelima sudah dimulai sejak Mei 2025, lewat perilisan “Hari Ini” sebagai single pembuka, yang dibawakan berkolaborasi dengan Hindia.
Adapun “EKLEKTIKO” dikemas sebagai sebuah proyek multichapter yang merekam dinamika perjalanan personal sekaligus eksplorasi musikal Isyana tanpa sekat genre.
Chapter Lunora, MAMIU, Cecilia, dan ABADHI, masing-masing membawa karakter suara, visualisasi, serta atmosfer emosional yang berlainan.
Pada bagian pertama, Lunora, Isyana merayakan keberagaman dengan merangkul kolaborasi bersama Hindia, VIDI, Afgan, dan Kamga.
Bergeser ke chapter MAMIU, pendengar akan disuguhkan sisi imajinatif Isyana yang menyuarakan tentang ketulusan batin.
Sementara itu, Cecilia hadir membawa nuansa yang lebih intim, feminin, dan kontemplatif mengenai kedewasaan diri.
Sebagai penutup, chapter ABADHI diposisikan sebagai puncak penerimaan diri dan titik keseimbangan dari seluruh fase hidupnya.
Isyana memilih trek bertajuk “BURN” yang berada dalam chapter ABADHI sebagai focus track album ini. Melalui lagu tersebut, ia mencoba mengawinkan unsur musik pop, elektronik, hingga distorsi metal, yang kemudian ia formulasikan menjadi subgenre yang disebut trance metal atau dance metal.
Karakter lagu yang menghentak dan sarat akan ketukan ritmis ini sengaja diciptakan untuk memicu semangat fisik para pendengarnya.
“’BURN’ adalah salah satu trek di album yang paling merepresentasikan makna ‘EKLEKTIKO’. Perpaduan antara pop, electronic, dan metal melahirkan warna baru, yaitu trance metal (dance metal), yang jadi eksplorasi baru untukku,” kata Isyana saat menggelar hearing session di Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Mei.
“Sebagai pribadi yang kinestetik, aku menciptakan lagu ini untuk menemani teman-teman beraktivitas, terutama saat berolahraga. Semoga ‘BURN’ bisa jadi pemicu semangat untuk menjalani hari,” sambungnya.
Dimensi artistik dari lagu “BURN” tidak hanya berhenti pada urusan audio. Isyana juga memperluas jangkauan karyanya lewat sajian klip video berskala besar.
Visualisasinya digarap megah dengan melibatkan 60 penari latar yang bergerak dalam arahan koreografi terstruktur, menciptakan sebuah pengalaman performatif yang utuh bagi pemirsa.
Secara keseluruhan, album ini merangkum narasi emosional kompleks, yang sengaja disajikan untuk diresapi bersama para penikmat musik dan penggemar setianya, ISYANATION.
Lebih dari sekadar kumpulan lagu, proyek ini juga dilengkapi dengan lebih dari 30 rilisan video visual yang diunggah secara bertahap melalui saluran YouTube resminya guna melengkapi penceritaan visual dari tiap chapter.
Melalui harmoni yang menabrak batas-batas konvensional, Isyana ingin mengajak khalayak untuk merayakan setiap proses kehidupan.
“’EKLEKTIKO’ adalah refleksiku tentang kehidupan manusia. Aku percaya kita hadir di dunia ini untuk belajar merasakan keberagaman, menjalani baik dan buruknya kehidupan, menemukan makna di setiap perjalanan, dan merayakan semuanya. Album ini adalah bentuk terima kasihku atas setiap proses itu,” pungkas Isyana.
Sebagai tambahan, “EKLEKTIKO” yang diproduksi di bawah bendera Redrose Records, memuat total 18 trek, termasuk kolaborasi dengan Marty Friedman pada lagu “my Mystery”.
Seluruh materi dalam album ini dipastikan dapat diakses dan didengarkan secara serentak di berbagai layanan pengaliran musik digital mulai besok./Eds. Foto:Istimewa.







