JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Legenda punk rock asal Inggris, Sex Pistols resmi menjalin kolaborasi dengan produsen amplifier Marshall untuk meluncurkan produk amp stack edisi terbatas.
Peluncuran perangkat audio berkelir merah muda dan kuning yang mencolok ini dilakukan guna memperingati hari jadi band yang ke-50, sekaligus menyambut kemeriahan Record Store Day pada 18 April lalu.
Produk eksklusif ini hanya tersedia sebanyak 81 unit di seluruh dunia. Desain visualnya mengambil inspirasi langsung dari sampul album ikonis Sex Pistols tahun 1977, “Never Mind The Bollocks, Here’s the Sex Pistols”.
Tidak sekadar menjual estetika, Marshall melibatkan langsung sang gitaris, Steve Jones, dalam proses pengembangannya untuk memastikan perangkat ini mampu menghasilkan distorsi mentah yang menjadi fondasi musik punk.
Secara teknis, amplifier ini mengusung konstruksi all-valve dengan daya keluaran 100W, yang dirancang untuk mengejar British guitar tone otentik.
Spesifikasinya mencakup sistem saluran tunggal yang sederhana dengan volume master, series FX loop, serta pengaturan EQ yang fleksibel.
Adapun perangkat ini disandingkan dengan kabinet 1960A 4×12 Angled yang dilengkapi speaker Celestion G12T-75.
Steve Jones mengatakan, pilihannya jatuh pada Marshall karena konsistensi merek tersebut dalam mendukung performanya selama puluhan tahun. Jones menekankan bahwa kesederhanaan adalah kunci dari karakter musiknya.
“Saya sudah menggunakan Marshall sejak lama dan seri 800 bagi saya adalah ‘kuda beban’ saya—selalu dapat diandalkan, selalu konsisten. Saya suka menjaga segala sesuatunya tetap sederhana, seperti kata pepatah. Ini hanya rock ‘n’ roll,” kata Steve Jones, dikutip NME, Jumat, 17 April.
Pemasaran produk ini dibagi menjadi dua varian kolektor. Unit dengan penutup merah muda dan fret kuning dapat dibeli melalui situs resmi marshall.com. Sementara itu, varian eksklusif dengan penutup kuning dan fret merah muda hanya tersedia melalui laman sexpistolsofficial.com.
Selain peluncuran alat musik, Sex Pistols juga merayakan lima dekade eksistensi mereka dengan merilis edisi spesial album kompilasi “Jubilee” (2022) dalam format piringan hitam berwarna merah muda.
Momentum ini juga bertepatan dengan pengumuman tur arena mereka, “Anarchy In The UK 2026”, yang menampilkan Frank Carter sebagai vokalis, guna merayakan warisan besar punk di kancah musik global./Ib.







