AKARTA, AKURATNEWS.co – Kabar duka datang dari dunia film Indonesia. Sutradara Nayato Fio Nuala mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 18 April 2026. Kabar ini diunggah oleh Raffi Ahmad melalui laman media sosial miliknya, @raffinagita1717.
Raffi memang memiliki kedekatan khusus dengan mendiang Nayato karena sang sutradara berjasa besar dalam kariernya di dunia hiburan. Oleh karena itu, suami Nagita Slavina tersebut menyampaikan duka mendalam dan apresiasi atas segala bimbingan yang diberikan hingga ia bisa berkarya di jagat hiburan, khususnya di ranah sinetron dan film.
“Rest In Peace Nayato Fio Nuala. Meninggal dunia Sabtu, 18 April 2026. Rumah duka Boen Tek Bio Karawaci Ilir,” demikian kabar yang diunggah Raffi Ahmad.
Menurut Raffi, almarhum adalah orang pertama yang mengajaknya bermain sinetron. Sebagai pendatang baru kala itu, ia banyak belajar dari Nayato. “Dia bukan hanya sutradara, tapi juga mentor buat saya,” kenang Raffi.
Karena besarnya jasa tersebut, Raffi mengaku tak akan bisa melupakan segalanya. “Banyak kenangan, banyak pelajaran, dan begitu banyak kebaikan yang beliau tinggalkan. Sosok yang bukan hanya membuka jalan, tapi juga memberi makna dalam perjalanan hidup saya,” katanya.
Nayato tutup usia pada umur 58 tahun. Jika tidak ada halangan, mendiang akan dimakamkan di TPU Joglo pada Selasa, 21 April 2026.
Nayato Fio Nuala lahir di Sigli, Aceh, lalu menempuh pendidikan di Medan, Sumatera Utara, mulai dari SD sampai SMA. Kemudian, ia melanjutkan kuliah di Akademi Perfilman di Taiwan dengan jurusan Artistik.
Usai kuliah, ia sempat bekerja di Disc Tara Jakarta. Nayato mulai menjadi sutradara melalui garapan pertamanya yang berjudul Air Mata Perkawinan, sebuah sinetron serial 13 episode yang ditayangkan di ANTV. Langkahnya berlanjut dengan serial Pondok Indah.
Setelah itu, nama Nayato mulai dikenal luas di dunia sinetron. Gaya penyutradaraannya dinilai unik dan berbeda dibandingkan sineas lainnya. Nayato juga pernah memproduksi film independen berjudul Jangan Pergi Lara yang diedarkan dari kampus ke kampus, juga dalam bentuk VCD.
Selamat jalan, Nayato Fio Nuala. Rekam jejak dan pengabdiannya di dunia film, televisi, dan hiburan Tanah Air akan selalu tercatat dengan tinta emas./Din.






