LSPMI, Bekraf dan PAPPRI Gelar Uji Kompetensi Sertifikasi Musik

by -4,743 views
Foto ki-ka: Dose Hudaya, Sabartua T, Johnny Maukar, Milla Rosa

BANDUNG, VoiceMagz.com – Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) sebagai orgnisasi atau wadah bagi para penyanyi dan pemusik di Indonesia bekerjasama dengan Bekraf (Badan Ekonomi Kretif), Lembaga Sestifikasi Profesi Musik (LSP Musik) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta DPD PAPPRI Jawa Barat menyelenggarakan uji kompetensi bagi penyanyi dan pemusik se-Jawa Barat.

Acara uji kompetensi yang digelar di Hotel Aston Tropica, Bandung ini dibuka langsung oleh Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standarisasi Badan Ekonomi Kreatif, Sabartua Tampubolon. Menurut rencana acara tersebut akan digelar selama 3 hari yaitu mulai hari ini Jum’at  tanggal 11 hingga 13 Mei 2018.

Meskipun acara sertfikasi bagi para penyanyi dan pemusik ini baru pertama kali digelar, namun antusiasme peserta tampak membludak. Tak kurang sekitar 140 penyanyi dan musisi se Jawa Barat turut hadir dan terdaftar mengikuti acara tersebut.

“Kami besuka cita pada hari ini, tadinya saya perkirakan pesertanya cuma sekitar 20 orang yang akan ikut uji kompetensi ini, tapi ternyata mencapai 140 orang. Ini antusiasme yang luar biasa, bahkan saya yakin bahwa semua yang hadir disini sangat kompeten semua,“ ungkap Sabar dalam pidato sambutan  pembukaan, Jum’at (11/5/18).

Para Asessor dan peserta berfoto bersama

Sabar menambahkan, LSP Musik ini reltif baru, dan acara ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan. Oleh karena itu kedepan perlu semacam improvisasi-improvisasai dan penyempurnaan,” tambahnya.

Sementara itu Dose Hudaya selaku Ketua DPD PAPPRI Jawa Barat mengatakan, pesertanya sebetulnya mencapai 175 orang, namun karena ada perubahan jawdal yang semula berlangsung dari tanggal 9-11 kemudian diundur menjadi tanggal 11-13, sehingga yang lain berhalangan hadir, karena ada yang keluar kota atau alasan lain.

“Kami memandang penting sertifikasi semacam ini, sebab ada beberapa contoh kasus seperti Bimbo ketika mau main di Den Haag, Belanda mereka ditanyai sertifikasinya. Namun karena mereka tidak punya mereka tidak boleh tampil. Namun atas bantuan dari pihak KBRI di Belanda, sehingga akhirnya mereka bisa tampil, di Berlin begitu juga kasusnya,” tambah Dose.

Dalam sambutan lainnya, Direktur LSP Musik yang juga sekaligus menjabat Sekjen DPP PAPPRI, Johnny W. Maukar mengatakan, banyak musisi dan penyanyi kita yang bekerja di hotel-hotel di luar negri disuruh pulang, karena tidak memiliki sertifikasi profesi. Kemudian yang kerja di kapal-kapal pesiar pun diberhentikan karena hal yang sama oleh karena itu sertifikasi profesi di bidang musik ini menjadi sangat penting bagi para penyanyi maupun pemusik di Indonesia.

Sementara untuk teknis pelaksanannya nanti, para peserta akan diuji oleh para asesor dan para ahli dibidangnya. Kemudian hasilnya akan direkomendasikan kepada LSP3, bagi yang lulus uji maka akan mendapatkan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Negara.

“Bagi yang lulus uji kompetensi, nantinya akan mendapatkan sertifikat dan sertifikat ini nantinya dikeluarkan oleh negara dan ditandatangani oleh Ketua LSP, Anang Hemansyah serta disahkan pimpinan BNSP. Jadi ada lambang burung garudanya, dan ini berlaku secara nasional maupun internasional,” ujar Johnny.

Para assesor yang akan menguji diantaranya ada Erens F Mangalo, Milla Rosa, Amiroez, Cindy Luntungan, Arce Rampengan, Dina Mariana, Rusiyat dan lain-lain. Sementara yang menjadi ahli ada Oetje F. Tekol, Januar Ishak, Bertha (Etta Herawati), Dharma Oratmangun, Jimmi Manopo, Doddy Katamsi, dan beberapa musisi lainnya.

Uji kompetnsi ini menurut rencana akan digelar di 5 kota di Indonesia, diantaranya, Bandung, Surabaya, Semarang, Denpasar dan Jakarta. Khusus di Jakarta yang diperkirakan akan berlangsung pada Juni nanti, sekaligus akan dijadikan sebagai peluncuran program Sertifikasi Profesi Musik ini.

Sejumlah nama tenar juga turut seta dalam uji kompetensi ini, antara lain; Sam Bimbo, Acil Bimbo, Jaka Bimbo, Christine panjaitan, Agung Burgerkil dan para personil Hijau Daun. /Irish

No More Posts Available.

No more pages to load.