Mini Album “Merindu” Jadi Kado Ultah ke-60 Istimewa bagi Ruth Sahanaya

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Ruth Sahanaya  kembali menunjukkan eksistensinya di jagat musik Indonesia dengan merilis mini album terbaru bertajuk “Merindu” pada September 2026.

Perilisan mini album Merindu menjadi sangat  istimewa bagi Ruth Sahanaa,  karena dirilis bertepatan dengan momen ulang tahunnya yang ke-60. Karya ini sekaligus menjadi penanda perjalanan panjangnya selama sekitar 40 tahun di industri musik Indonesia.

“Album ini sangat berarti buat aku, karena ini juga sebagai kado ulang tahunku yang pada September tahun ini berusia 60 tahun. Kemudian saya juga sudah delapan tahun tidak mengeluarkan album, rasanya sudah rindu sekali untuk bisa melahirkan karya baru,” ujar Ruth Sahanaya dalam jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (1/9).

Merindu berisi enam lagu, yakni dua lagu yang sebelumnya telah dirilis, Sebaris Lirik Cinta dan Pelangi, serta empat lagu baru. Lagu-lagu tersebut terdiri dari Pagi, Aku Tak Sanggup, Terserah, Kamu, dan Aku Merindu yang menjadi lagu utama.

Dalam proses produksinya, Ruth melibatkan sejumlah musisi dari generasi berbeda. Kelvin Joshua, Kamga Mo, dan Bowo Soulmate turut berkontribusi dalam penggarapan mini album tersebut.

Bagi Ruth, Merindu bukan sekadar karya baru, tetapi juga tantangan untuk terus berkembang di tengah perjalanan kariernya yang telah mencapai empat dekade. Ia ingin menghadirkan musik yang dapat diterima oleh pendengar dari berbagai usia.

“Sebenarnya album ini juga lebih kepada tantangan buat aku, bagaimana aku dengan usia seperti sekarang ini dan rentang waktu 40 tahun berkarya masih mampu untuk memberikan warna musik yang bisa disenangi oleh semua generasi, semua orang dan semua usia,” ungkap Ruth Sahanaya.

Jika selama ini Ruth Sahanaya identik dengan lagu-lagu balada yang kuat secara vokal dan emosional, kali ini ia mencoba menghadirkan warna musik yang lebih segar. Beberapa lagu dalam Merindu mengusung nuansa city pop yang lembut dan modern.

Meski melakukan eksplorasi, Ruth tetap mempertahankan unsur balada sebagai bagian dari identitas bermusiknya. Menurutnya, mini album tersebut menjadi ruang untuk mencoba sesuatu yang berbeda tanpa menghilangkan cerita dan perasaan personal dalam setiap lagu.

“Saya ingin EP ini menjadi ruang bagi saya untuk bereksplorasi, mencoba warna-warna musik baru yang belum pernah saya jajaki sebelumnya, tapi tetap dengan cerita dan perasaan yang jujur dari saya,” terang Ruth Sahanaya.

Untuk melengkapi perilisan Merindu, Ruth juga menyiapkan versi fisik dalam jumlah terbatas berupa vinyl. Selain itu, sejumlah penampilan dalam format Live Session akan dirilis secara bertahap melalui kanal YouTube pribadinya./Ib.

No More Posts Available.

No more pages to load.