Pembunuh John Lennon Ajukan Bebas Bersyarat ke-14 Kalinya

oleh
oleh
JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Keinginan menghirup udara bebas bagi Mark Chapman si pelaku penembakan musisi legendaris John Lennon yaitu Mark Chapman masih terhambat.
Chapman yang dihukum penjara seumur hidup, harus menerima kenyataan bahwa pengajuan bebas bersyaratnya yang ke-14 kalinya kembali ditolak.

Seperti diketahui, Chapman yang saat ini berusia 70 tahun masih menjalani hukuman setelah terbukti menembak mati Lennon di pintu masuk apartemen di New York City pada Desember 1980.

Saat itu, Lennon dan istrinya, Yoko Ono, sedang dalam perjalanan kembali ke gedung Upper West Side setelah sesi rekaman. Lennon, yang saat itu berusia 40 tahun, telah menandatangani tanda tangan untuk Chapman di hari yang sama.

Adapun, pengajuan bebas bersyarat kembali diajukan Chapman pada 27 Agustus lalu, dan sebuah keputusan telah diunggah secara daring oleh departemen pemasyarakatan dan pengawasan masyarakat negara bagian.

Sebelumnya, Chapman mengajukan banding pembebasan bersyarat pada Agustus 2020, namun gagal, dan kemudian harus menunggu dua tahun lagi sebelum ia memenuhi syarat untuk sidang berikutnya.

Transkrip sidang dewan pembebasan bersyarat terbaru belum tersedia, namun Chapman sebelumnya menyatakan penyesalan atas kejahatannya.

“Saya tidak akan menyalahkan apapun atau siapapun yang membawa saya ke sana,” kata Chapman kepada dewan dalam sidang sebelumnya, dikutip NME, Kamis, 11 September.

“Saya tahu apa yang saya lakukan, dan saya tahu itu jahat, saya tahu itu salah, tetapi saya begitu menginginkan ketenaran sehingga saya rela memberikan segalanya dan mengambil nyawa manusia,” imbuhnya.

Saat ini, Chapman menjalani hukuman penjara seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan Green Haven, yang terletak di utara New York City, setelah mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua.

Sidang pembebasan bersyaratnya berikutnya akan berlangsung pada Februari 2027./Ib.

No More Posts Available.

No more pages to load.