Prilly Latuconsine Sebut Film Tumbal Darah Horor yag Realistis

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com –  Aktris Prilly Latuconsina kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan karena proyek barunya, melainkan lewat pengakuan jujur usai menonton film Tumbal Darah.

Dalam acara nonton bareng bersama rekan-rekan sesama pelaku industri film, Prilly mengungkapkan kekagumannya terhadap film horor garapan SinemaKu Pictures yang menurutnya tidak hanya menyeramkan, tapi juga sarat makna kehidupan.

Aku diajak nonton bareng sama Ci Linda, karena SinemaKu Pictures baru pertama kali memproduksi film horor. Jadi ini juga jadi kesempatan buat belajar dan melihat karya sineas lain yang sudah berpengalaman,” kata Prilly dengan antusias.

Nonton Horor Tapi Merasa ‘Tersindir’

Saat menonton Tumbal Darah, Prilly mengaku sempat merasa karakter utama perempuan dalam film tersebut begitu mirip dengan dirinya.

Pas aku nonton aku langsung mikir, lah ini karakter ceweknya kok kayak aku banget,” ujarnya sambil tertawa.

Namun di balik canda itu, Prilly justru menyoroti sisi emosional dan pesan kuat yang disampaikan film tersebut. Ia menilai Tumbal Darah tak hanya sekadar mengandalkan efek kejut atau adegan menegangkan, tapi juga mengangkat realitas hidup perempuan dan perjuangan mereka dalam menghadapi tantangan hidup.

Sebagai perempuan yang sudah melewati banyak hal, kadang kita ngerasa bisa menyelesaikan semuanya sendiri. Padahal belum tentu itu cara terbaik,” ungkap bintang film Danur itu. “Makanya waktu nonton, aku sampai gregetan banget di beberapa adegan — kayak pengin bilang, ‘Aduh jangan, nanti kamu celaka!’.”

Film Horor dengan Kritik Sosial Tajam

Selain kisah personal perempuan, Prilly juga menyoroti keberanian Tumbal Darah dalam menampilkan kritik sosial. Ia menilai film tersebut menyentil isu ketimpangan antara yang berkuasa dan yang tidak punya akses.

Di dunia nyata, kita tahu banget kan kalau yang punya uang dan power seringkali bisa mendapatkan apapun, bahkan ketika itu gak adil. Dan film ini menggambarkan hal itu dengan sangat realistis,” kata Prilly serius.

Menurutnya, kekuatan Tumbal Darah justru terletak pada pesan sosialnya yang dibungkus dalam genre horor, menjadikannya relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. “Aku rasa ini penting banget. Karena film adalah media yang efisien untuk menyampaikan pesan. Genre apapun, kalau pesannya kuat, penonton pasti bisa nangkep,” ujarnya.

Antara Takut dan Terpukau

Walau dikenal sudah sering membintangi film bergenre horor, Prilly mengaku tetap dibuat terkejut oleh adegan-adegan menyeramkan di Tumbal Darah. “Aku tuh tetap kaget di setiap jumpscare-nya. Horornya dapet banget, tapi isunya juga kuat. Ini sinemaku banget!” katanya sambil tersenyum.

Bagi Prilly, film seperti Tumbal Darah perlu diapresiasi karena menggabungkan hiburan dan refleksi sosial. Ia bahkan berharap film ini bisa menjadi inspirasi bagi anak muda untuk lebih menghargai karya film lokal.

Aku senang banget film ini bisa menyentuh realitas sosial tanpa kehilangan sisi hiburannya. Mudah-mudahan Tumbal Darah bisa diterima masyarakat luas dan ditonton banyak anak muda,” tutup Prilly./Din.

No More Posts Available.

No more pages to load.