CIKARANG, VOICEMAGZ.com – Aroma menggoda dari masakan tradisional Indonesia kini kembali menguar di kawasan industri Cikarang Barat, Bekasi. Restoran Omah Joglo Indonesia resmi membuka cabang kelimanya pada Senin, 14 Juli 2025, membawa konsep rumah joglo khas Jawa dan sajian autentik kuliner nusantara yang ramah di kantong.
Mengusung tagline “tempat luas, nyaman, harga murah, rasa enak”, Omah Joglo Cikarang hadir untuk memenuhi kebutuhan kuliner para pekerja pabrik dan warga sekitar kawasan industri. Lokasinya yang strategis di Jl. Raya Setu, Mekarwangi—tepat di pintu keluar tol—menjadikannya destinasi kuliner keluarga yang mudah dijangkau.
Camat Cikarang Barat, Lukman Hakim, yang memimpin langsung seremoni pembukaan, menyebut kehadiran Omah Joglo sebagai angin segar bagi pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Sajikan 80 Menu Khas Indonesia dan Fasilitas Acara
Menempati lahan seluas 3.500 meter persegi, Omah Joglo Cikarang tidak hanya menyajikan 80 varian masakan tradisional, tetapi juga menyediakan fasilitas lengkap untuk acara spesial seperti pernikahan, khitanan, lamaran, hingga reuni keluarga. Venue ini mampu menampung hingga 300 orang, dengan pilihan paket acara mulai dari Rp35 juta hingga Rp70 juta untuk durasi 3-4 jam.
Beberapa menu andalan yang wajib dicicipi antara lain Sop Iga seharga Rp40.000, lebih murah dibanding harga pasaran yang mencapai Rp50.000, dan Tahu Isi Rp10.000 per porsi (3 pcs), yang diklaim memiliki cita rasa layaknya sajian hotel bintang lima.
Promo Diskon 50% dan Dampak Sosial
Selama tiga hari pertama pembukaan (14–16 Juli 2025), Omah Joglo menggelar promo spesial diskon 50%. Pengunjung cukup membayar Rp25.000 untuk setiap transaksi senilai Rp50.000. Promo ini menjadi magnet kuat yang menarik ratusan pelanggan sejak hari pertama operasional.
Tak hanya menjual rasa, Omah Joglo juga membawa misi sosial. Sekitar 40% tenaga kerjanya direkrut dari warga sekitar, termasuk para janda yang membutuhkan penghasilan tetap. Para karyawan mendapatkan pelatihan intensif selama sebulan untuk memastikan kualitas layanan dan cita rasa tetap terjaga.
Melestarikan Budaya Lewat Kuliner
Pendiri Omah Joglo, Ery Subada, yang telah 25 tahun berkecimpung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), mengaku ingin menghadirkan kembali kehangatan budaya nusantara melalui hidangan khas daerah. Pada pembukaan cabang Cikarang, atmosfer budaya makin terasa dengan hadirnya pertunjukan Reog Ponorogo.
“Kami ingin Omah Joglo bukan sekadar tempat makan, tapi juga ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan mencintai kekayaan budaya Indonesia,” ujar Ery.
Ekspansi agresif ke Jabodetabek
Tak berhenti di Cikarang, Omah Joglo Indonesia menargetkan ekspansi besar ke berbagai wilayah di Jabodetabek. Dalam waktu dekat, cabang selanjutnya akan hadir di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD). Target ambisius 25 cabang tengah disiapkan, dengan dukungan pendanaan dari sejumlah bank nasional untuk pembelian lahan strategis.
Namun, Ery mengakui tantangan terbesar ada pada ketersediaan lahan di Jakarta. Harga sewa dua tahunan yang bisa mencapai miliaran rupiah membuat perusahaan lebih selektif dalam memilih lokasi baru.
Dengan konsep parkir gratis, suasana joglo autentik, harga terjangkau, dan cita rasa yang mengingatkan pada kampung halaman, Omah Joglo Cikarang siap menjadi pilihan utama masyarakat yang merindukan kuliner tradisional dalam suasana hangat kekeluargaan.






