Sang ‘Dinda Bestari’ Tutup Usia di 61 Tahun

by -319 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan Indonesia. Penyanyi melayu dan keroncong, Rama Aiphama meninggal dunia di usia 61 tahun, Rabu (11/3).

Anak kedua Rama, Kemal Aiphama mengungkapkan kronologi meninggalnya sang ayah.

Kemal mengatakan, sebelum sang ayah meninggal, ia sempat mengeluhkan lambungnya yang sakit pada Selasa (10/3) malam.

Sekira pukul 03.00, Rabu (11/3) dini hari, Rama masih mengeluhkan lambungnya yang sakit. Lalu, sang ayah meminum obat untuk meredam penyakit pada lambungnya tersebut.

Namun, rasa sakit pada perut Rama pun tak hilang. Sehingga sanak keluarga terdekat di arahkan untuk ke kediamannya.

“Sampai jam 3 perutnya masih sakit terus. Setelah minum obat, katanya masih sakit banget. Akhirnya, semua keluarga disuruh ke rumah,” kata Kemal di rumah duka di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (11/3).

Menjelang Subuh, Rama meminta Kemal ditemani ke kamar kecil. Rama pun dibopong Kemal ke arah kamar kecil. Namun, belum sampai, Rama pun terjatuh.

“Saat saya angkat mau jalan ke kamar kecil, jalan dikit doang, sudah jatuh dan nggak bisa bangun lagi. Nggak sempat ada penanganan medis. Saya juga nggak kira secepat itu,” ungkap Kemal.

Rencananya, Rama akan dimakamkan di TPU Al Muchdar, Cimanggis, hari ini, usai shalat Ashar.

Di dunia musik, Rama Aiphama dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu yang kerap berpenampilan nyentrik.

Busana khasnya adalah pakaian warna-warni mencolok dipadu topi khas. Musiknya beraliran melayu, dangdut, dan keroncong.

Salah satu karya yang dikenang dari Rama adalah ‘Dinda Bestari’, ‘Kemana Perginya Hatiku’, ‘Dinda Bestari’ dan ‘Lambaian Bunga’.

Selamat jalan sang ‘Dinda Bestari….’ (NVR)