Saranghaeyo Indonesia 2025 Batal Digelar, Ini Alasannya

oleh
oleh
JAKARTA. VOICEMAGZ.com – Festival musik K-pop Saranghaeyo Indonesia 2025 dipastikan batal digelar sesuai rencana.  Pembatalan ini dikonfirmasi lewat pernyataan resmi dari Mecimapro selaku promotor.

“Kami, Mecimapro, selaku penyelenggara acara Saranghaeyo Indonesia 2025, dengan ini menginformasikan bahwa acara yang sangat dinantikan tersebut akan dijadwalkan ulang,” kata promotor, mengutip keterangan yang diunggah di akun Instagram resmi, Senin, 20 Oktober.

Meski tidak menyebut alasan secara mendetail, promotor menyebut pembatalan acara ini lantaran situasi sosial dan politik yang tidak terduga di Tanah Air., dan akan dijadwalkan ulang.

“Keputusan ini diambil karena situasi sosial dan politik yang tidak terduga di Indonesia, sekaligus demi memastikan kenyamanan serta keamanan seluruh penonton,” katanya.

Adapun, Saranghaeyo Indonesia 2025 awalnya dijadwalkan digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara pada 15 November.

Sampai artikel ini ditulis, belum ada jadwal baru yang dibagikan promotor.

“Informasi mengenai jadwal terbaru, daftar pengisi acara, serta keterangan tambahan lainnya akan diumumkan kemudian,” katanya. “Kami berharap Anda dapat menantikan pengumuman kami kedepannya, karena kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan pengalaman terbaik serta mewujudkan momen Saranghaeyo Indonesia yang berkesan dan tak terlupakan.”

Adapun, tiket yang telah dibeli secara otomatis akan berlaku untuk acara di jadwal baru. Pemegang tiket Festival akan mendapatkan akses Fast Track pada hari acara. Pemegang tiket Seating akan memperoleh Nomor Kursi Prioritas (Priority Seat Number).

Namun, tidak ada informasi mengenai pengembalian dana untuk mereka yang telah memiliki tiket.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah menantikan acara ini. Kami sangat menghargai pengertian dan dukungan Anda, dan kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menghadirkan acara yang lebih baik pada jadwal yang baru,” pungkasnya./Eds.

No More Posts Available.

No more pages to load.