JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Stephjaksel, kembali menunjukkan eksistensinya di jagad musik Tanah Air dengan meluncurkan single ketiganya yang berjudul “Memeluk Sekali Lagi”.
Menggandeng musisi kawakan Nur Satriatama alias Satrio ‘Alexa’ sebagai penulis lagu sekaligus produser, karya terbaru ini membawa pesan tentang penyesalan, kegagalan domestik, dan sebuah harapan untuk bangkit dari masa lalu.
Melalui lagu ini, pemilik nama asli Stephanie itu mencoba mengulik sisi emosional yang sangat personal bagi dirinya.
“Memeluk Sekali Lagi” mengisahkan bagaimana sebuah kegagalan dalam hubungan, khususnya pernikahan, bukanlah akhir dari segalanya, melainkan titik balik untuk merefleksikan diri demi menjadi pribadi yang lebih baik.
“Sepenggal kalimat yang menjadi judul lagu ‘Memeluk Sekali Lagi’ sebenarnya relate sekali dengan hidup saya dan mungkin banyak orang, di mana saya gagal dalam berumah tangga. Lagu ini seakan menjadi pintu untuk memutar waktu lagi ke awal, kembali ke titik di mana mungkin bisa memperbaiki keadaan,” kata Stephanie dalam keterangannya, Senin, 6 Juli.
Kolaborasi antara Stephjaksel dan Satrio bagaikan sebuah takdir yang tepat. Satrio, yang dikenal lewat rekam jejaknya bersama band Alexa, mengaku bahwa lagu ini memang diciptakan khusus untuk seseorang yang tengah menghadapi badai kehilangan. Pertemuannya dengan Stephanie di fase tersebut membuat lagu ini menemukan jiwanya yang utuh.
Secara aransemen, lagu ini sengaja dikemas dengan pendekatan minimalis dan intim guna menonjolkan kekuatan lirik serta vokal. Berjalan dengan tempo lambat, “Memeluk Sekali Lagi” membiarkan ruang emosional pendengar berkembang secara natural tanpa distorsi produksi musik yang berlebihan.
Adapun bagi Stephanie, musik bukan sekadar media hiburan, melainkan ruang pemulihan. Lewat rilisnya lagu ini, ia berharap karyanya bisa menjadi pemantik semangat bagi siapa saja yang sedang terpuruk untuk kembali menatap masa depan dengan optimis.
“Lewat lagu, pesan hidup bisa disampaikan. Lagu kadang bisa menjadi pelecut semangat hidup pendengarnya. Jujur, lagu ini menyiratkan pesan, bahwa orang yang gagal, hanya perlu didengar dan dipahami, untuk kembali hidup secara utuh,” pungkas Stephanie.
“Lagu ini memang sudah gue tulis untuk sosok penyanyi yang memang sedang dilanda kehilangan. Dan takdir mempertemukan gue dengan Stephanie, yang memang sedang ada di fase gelap. Gue merasa, ikatan ini yang akhirnya menjadikan lagu ini gue persembahkan untuk Stephanie,” ujar Satrio./Eds.







