Yngwie Malmsteen Sajikan Musik Bernuansa Neoklasik yang Megah dan Dramatis dalam Album Barunya

oleh
oleh
Aksi Yngwei Malmsteen di Hammersonic Festival 2024. Foto: Irish Blackmore

JAKARTA, VOICEMAGZ.com –  Yngwie Malmsteen sresmi mengumumkan bahwa dirinya baru saja menyelesaikan proses rekaman album studio terbaru.

Gitaris asalSwedia itu menyebut bahwa dirinya telah menghabiskan waktu selama lima bulan penuh di studio untuk menggarap suksesor dari album “Parabellum” yang dirilis pada 2021 silam.

Malmsteen memastikan bahwa album tersebut tetap mempertahankan karakter khas yang telah melambungkan namanya selama lebih dari empat dekade di industri musik dunia— neoclassical metal.

Menurutnya, album ini akan menjadi sebuah persembahan yang sangat dramatis dan penuh dengan komposisi teknis yang rumit namun tetap berjiwa.

“Saya baru saja selesai merekam album baru. Saya berada di studio selama hampir lima bulan berturut-turut. Album ini akan terasa sangat ‘Malmsteen-esque’. Ini akan menjadi semua yang Anda harapkan, bahkan lebih dari itu. Dan album khusus ini akan terasa sangat neoklasik,” kata Yngwie Malmsteen dalam sesi wawancara dengan Eddie Trunk, dikutip dari Blabbermouth.

Salah satu aspek menarik dari album ini adalah format durasinya yang dirancang secara spesifik. Malmsteen menjelaskan, albumnya berdurasi tepat 46 menit agar sesuai dengan kapasitas piringan hitam atau vinyl.

Meskipun nantinya akan tersedia di seluruh platform digital, ia menekankan, estetika rekaman ini memang ditujukan untuk pengalaman mendengarkan rilisan fisik yang sempurna.

Malmsteen juga mengonfirmasi ia kembali mengambil peran sebagai vokalis pada empat lagu, sementara sisanya merupakan nomor instrumental murni.

Dalam proses kreatifnya, gitaris yang kini didukung Nick Marino (kibor), Emilio Martinez (bass), dan Kevin Klingenschmid (drum), mengaku selalu membebaskan ide-idenya mengalir tanpa tekanan tren industri.

“Saya memutuskan sejak lama untuk membuat musik yang jujur, bukan mencoba melakukan sesuatu yang modis atau mengikuti tren. Seperti yang dikatakan Niccolò Paganini, seseorang harus merasa kuat untuk membuat orang lain merasa kuat. Jadi saya merasa sangat kuat terhadap musik ini, dan rupanya itu tersampaikan,” pungkas sang gitaris./Ib.

No More Posts Available.

No more pages to load.