KCI DAN PARA PENCIPTA LAGU DATANGI SOLL MARINA SERPONG

by -1,579 views

Perjuangkan Hak Haknya Dalam Pengesahan Rancangan UU HAKI Yang Dianggapnya Janggal

KCI serpong 1 (1) Direktur Jenderal HAKKI (Hak Kekayaan Intelektual), DR. MA. Ramli yang dalam hal ini mewakili pihak pemerintah, menggandeng beberapa pihak termasuk DPR RI, ASIRINDO, PAPPRI, Pengusaha Karaoke dan organisasi-organisasi musik lainnya menggelar diskusi untuk merumuskan Rancangan Undang-Undang Hak Cipta yang baru. Namun dalam acara yang digelar di Hotel Soll Marina kawasan Serpong, Tangsel itu, ada sedikit kejanggalan. Pihak YKCI (Yayasan Karya Cipta Indonesia) yang sudah puluhan tahun menjadi pelopor terdepan untuk urusan CMO (Colecting Management Organisation) justru tidak termasuk dalam peserta yang diundang. Padahal seperti kita ketahui KCI adalah pihak yang secara jelas mengurus karya-karya dari para pencipta lagu.

Atas kejadian ini, para pencipta lagu yang menguasakan karya ciptanya kepada KCI merasa dilecehkan keberadaanya, sehingga secara sepontan mendatangi kantor KCI untuk meminta Kertua Umumnya yaitu Dharma Oratmangun dan Ketrua Dewan Pembina Enteng Tanamal serta Bendaharanya S. Adriyadie, bersama-sama dengan mereka melakukan protes keras terehadap penyelenggaraan diskusi atau rapat perumusan Rancangan Undang Undang Hak Cipta yang diselenggarakan di Hotel Soll Marina pada Rabu 14 November 2013.

Kedatangan para pencipta lagu yang tergabung dalam KCI itu semata-mata untuk memperjuangkan hak-haknya, agar dalam perumusan Rancangan Undang-Undang Hak Cipta yang baru itu nantinya tidak merugikan pihaknya. Karena para pencipta lagu sempat mendapat bocoran bahwa pasal-pasal yang sangat krusial yang berhubungan dengan para pencipta lagu seperti Pasal 1 ayat 4 dan sebagainya, dalam rumusan yang baru itu sengaja dibuat menjadi kabur maknanya atau bahkan cenderung untuk ditiadakan.

Pasal 1 ayat 4 yang memuat hak atas performing right bagi para pencipta lagu itu akan dirubah menjadi hak mempublikasikan. Ini merupakan makna yang berbeda dengan makna ayat yang semula. Kalau saja perubahan itu justru menguatkan hak-hak para pencipta lagu, tentu hal itu tidak akan menjadi masalah. namun jika perubahan itu cenderung mengaburkan makna atau malah menghilangkan tentu saja akan mengakibatkan kemarahan besar dari para pencipta lagu,

Rapat yang sedianya akan digelar di lantai 2 Hotel Soll Marina dan dimulai pada puykul 9.30 WIB menjadi molor, karena para pencipta lagu yang memenuhi lobby hotel memaksa Ketua Umumnya yaitu Dharma Oratmangun untuk memanggil Dirjen Hakki agar mau menemui para pencipta lagu, untuk berdiskusi terlebih dahulu sebelum memulai rapat. Berkat bantuan dari musisi senior Sam Bimbo, akhirnya Dirjen Hakki turun dari lantai 2 menuju lobby, untuk menemui para pencipta lagu yang hadir. Dirjen Hakki bersama staff dan beberapa tamu undangan lainnya akhirnya berdiskusi di coffe shop dengan Dharma, Enteng dan Adriyadie yang mewakili para pencipta lagu yang tergabung dengan KCI.

KCI Serpong 4Dalam diskusi tersebut sepertinya kelihatan alot, adu visi dan argumentasi diantara kedua kubupun sepertinya tak terelakkan. Tampak wajah tegang dan memerah dari Ketua Umum KCI dalam menyampaikan pendapatnya. Begitu juga pada wajah S. Adriyadie dan Enteng Tanamal. Sementara para pencipta lagu menunggu di ruangan luar dari coffe shop tersebut dengan wajah gusar dan cemas. Namun setelah melelui perdebatan yang memakan waktu hampir 2 jam itu, tampak Dirjen Hakki dan Dharma Oratmangun serta Enteng Tanamal secara bersama-sama keluar dari ruangan dengan wajah yang jauh lebih lepas dibanding ketika mereka memasuki ruangan.

Kesepakatanpun rupanya sudah tercapai, para pencipta lagu yang puluhan jumlahnya menunggu diluar ruangan pun menyambut den gan wajah yang sedikit lega. Dirjend Hakki dan Dharma serta Enteng Tanamal didampingi para pencipta lagupun akhirnya memberikan pernyataan kepada pers, bahwa mereka sepakat bahwa dalam rapat perumusan undang-undang yang baru nantu harus memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak.

” Saya akan perjuangkan hak-hak para pencipta lagu, kalau pada undang undang sebelumnya dinyatakan berlaku sampai 50 tah7un setelah meninggal, maka akan saya usulkan menjadi 70 tahun setelam meninggal. Disamping itu saya akan masukkan pasal keharusan menuliskan pencipta lagunya dalam setiap tayangan TV, bukan seperti selama ini yang ditulis dipop[ulerkan. Jadi nanti TV bisa dituntut pula kalau tidak menulis pencipta lagunya” ujar MA. Ramli (Dirjend Hakki).

“Hari ini KCI dengan Ketua Umumnya Dharma Oratmangun dan Ketua Dewan Pembina Enteng Tanamal beserta para pencipta lagu, mendatangi Dirjend Hakki, untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran dan protes keras terhadap beberapa hal yang dianggap janggal tehadap rancangan perubahan Undang Undang Hak Cipta yang akan diusulkan pemerintah terhadap DPR. Dalam kaitan itu KCI menyampaikan bahwa ada beberapa pasal-pasal yang sangat krusial yang dirasa ‘melecehkan atau mengangkangi” substansi para pemilik hak cipta. Oleh karena itu secara santun dan tegas KCI menyampaikan kepada Dirjend, untuk menampung untuk kemudian merubah pasal pasal yang hendak diusulkan oleh pemerintah kepada DPR”. ungkap Dharma.

KCI mencermati ada penyusupan-penyusupan Neo Liberal dan kaum kapitalistik yang disekenariokan masuk dalam rancangan Undang Undang tersebut. Ketika aras dari pembahasan UU ini melanggar hakekat konstitusi, maka KCI meminta dukungan DPR dan masyarakat Indonesia untuk menjaga kisi-kisi konsitusi kita yaitu Konstitusi Pancasila, bukan konstitusi yang memberi ruang kepada aliran neolib atau kapitalis liberal untuk mempengaruhi Rancangan Undang Undang kita, Untuk itu KCI memberikan sikap secara kritis dan tegas , untuk menyampaikan ini kepada Dirjend Hakki, kepada DPR dan Presiden Republik Indonesia. Bukan saja kepada pemilik hak cipta tetapi juga kepada para pengguna hak cipta” Tutup Dharma.

Setelah keduabelah pihak memberikan keterangan pers, maka pada sekitar pukul 11.15 WIB, Dirjend Hakki kembali naik ke lantai 1 hotel tersebut, untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Undang Undang Hak Cipta bersama para undangan. Sementara para Pencipta Lagu dan Ketua Umum KCI besrta Ketua Dewan Pembina meninggalkan Hotel tempat dilangsungkannya rapat. Teks. Irish Riswoyo

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.