5 Penyanyi Anak yang Tergabung Dalam Senandung Pelangi Rilis Single Perdana ‘My Lovly Fanily’

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – 5 Anak berbakat yang tergabung dalam Senandung Pelangi generasi ke-5 merilis single perdana mereka yang berjudul My Lovely Family di bawah payung Alva Primero.

Alexander Vadimitra selaku Founder sekaligus CEO Alva Primero dengan bangga memperkenalkan Senandung Pelangi 5 yang beranggotakan lima penyanyi cilik berbakat, yakni Fahriani Syifa Maritza, Sven Leonhart, Meadow Ivanna Semira Hutagalung, Keira Kibaw, dan Clarissa Kiandra Lubis.

Kelima penyanyi yang berusia 4 hingga 7 tahun disatukan oleh Alva Primero dan diberikan sejumlah pelatihan, mulai dari vokal, korepgrafi, hingga public speaking.

“Pembekalan sekitar tiga sampai empat bulan. Rekamannya setelah latihan nyanyi, lalu tentukan jadwal rekaman, kita diskusi dengan orang tuanya,” ujar Founder sekaligus CEO Alva Primero Alexander Vadimitra di Mall Bassura, Jakarta Timur, Sabtu (9/3).

My Lovely Family bukan sekadar karya musik, tetapi juga sebuah gambaran tentang nilai budaya kekeluargaan dan kepedulian di dalam masyarakat Indonesia.

Bemby Noor selaku pencipta lagu, mengaku sengaja mengangkat tema keluarga dalam bahasa yang sederhana namun menyentuh. Ia ingin lagu ini bisa dibawakan oleh anak-anak maupun para orang tua.

“Ceritanya tentang kehangatan sebuah keluarga, pendengarnya luas, selain anak-anak, orangtuanya juga bisa mendengarkan. Mudah-mudahan lagu ini bisa jadi anthem song keluarga bahagia,” jelasnya

“Makanya, saya ambil tema yang umum sekali, temanya ini aja deh kehangatan keluarga. Orangtuanya juga bisa mendengarkan juga. Keluarga tempat paling indah, rumah tempat yang penuh kehangatan,” lanjut personel 3 Composers itu.

Lagu ini juga menandai komitmen kolaboratif yang berkelanjutan antara Alexander Vadimitra dan Bemby Noor dalam menciptakan karya-karya musik yang bermakna.

Dari angkatan pertama hingga angkatan ke-8, kolaborasi ini terus menghasilkan lagu-lagu dengan tema yang unik, mengangkat nilai-nilai budaya dan makna keluarga yang universal, yang dapat dinikmati oleh semua kalangan usia.

“Kami ini sebagai fasilitator mereka tidak hanya berlatih saja. Basic proyek senandung pelangi ini minimal mereka punya karya di digital, menjadi bekal mereka,” pungkas Alexander Vadimitra./Ard.

No More Posts Available.

No more pages to load.