JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Pratiwi Noviyanthi atau Teh Novi mengungkapkan alasan memberikan uang donasi untuk korban penyiraman air keras Agus Salim untuk korban bencana alam Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur. Ia mengaku sudah cukup memberikan waktu untuk Agus Salim hingga akhirnya uang Rp 1,3 miliar itu akan diberikan kepada yang lebih membutuhkan.
“Jadi buat saya, usaha saya sudah cukup untuk Mas AS (Agus Salim). Jadi tanggung jawab saya sudah selesai sampai di sini,” ujar Pratiwi Noviyanthi saat berbincang di podcast Denny Sumargo.
Langkah tersebut diambil oleh Noviyanthi Pratiwi karena ia merasa Agus Salim tidak memiliki itikad untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan (RPK) dalam memanfaatkan dana donasi tersebut. Donasi yang telah dialokasikan untuk proses pengobatan mata Agus Salim di rumah sakit justru tidak digunakan sebagaimana mestinya.
“Kami dari awal sudah dengan niat baik menawarkan berkali-kali. Bahkan, kami menyarankan untuk mendepositkan dana di Rumah Sakit JEC. Berapa pun nominalnya, kami siapkan untuk digunakan. Namun, berkali-kali tidak ditindaklanjuti, dan pada akhirnya kami malah dilaporkan,” jelas Pratiwi Noviyanthi.
Sebagai informasi, dana sebesar Rp 1,3 miliar yang terkumpul di rekening Yayasan RPK termasuk di dalamnya merupakan donasi yang diperuntukkan bagi Agus Salim, yang mengalami kebutaan akibat disiram air keras.
Penggalangan donasi untuk Agus Salim dimulai pada Oktober 2024 atas inisiatif Denny Sumargo, yang saat itu mengundang Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi menjadi tamu di podcast miliknya.
Namun, konflik antara Pratiwi Noviyanthi dan Agus Salim mulai muncul setelah penggalangan donasi tersebut dan semakin meluas. Yayasan RPK akhirnya meminta agar dana donasi yang diterima oleh Agus Salim dialihkan ke rekening yayasan agar penggunaannya dapat diawasi.
Permintaan tersebut muncul karena banyak donatur merasa kecewa setelah mengetahui bahwa donasi yang diterima Agus Salim melalui rekening pribadinya diduga digunakan untuk keperluan pribadi, bukan untuk pengobatan.
Namun, Pratiwi Noviyanthi malah dituduh telah menghabiskan dana donasi tersebut hingga terkuras habis.
Untuk menjawab tuduhan tersebut, Pratiwi Noviyanthi menunjukkan bukti mutasi rekening kepada Denny Sumargo. Pada Desember 2024, terungkap bahwa saldo rekening Yayasan RPK masih tersisa Rp 1,3 miliar.
“Saya sudah memberikan bukti mengenai keluar masuknya dana,” tegas Pratiwi Noviyanthi, saat berupaya menyelesaikan kasus donasi Agus Salim yang sempat menjadi perhatian publik./Agn.






