ASRA 2018 Picu BAZNAS Siapkan Digitalisasi Zakat

by -1,147 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Anugerah Syariah Republika Award (ASRA) 2018 memberi sebuah penghargaan bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk kategori organisasi nirlaba.

Penghargaan ini diserahkan Pemimpin Redaksi Republika, Irfan Junaedi kepada Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor pada puncak acara di Jakarta, Kamis (8/11) malam.

“Penghargaan ini menjadi sebuah semangat bagi kami untuk semakin menyiapkan program digitalisasi zakat di era milenial saat ini,” ujar Zainulbahar usai menerima penghargaan.

Mengapa digitalisasi zakat? Zainulbahar menjelaskan, digitalisasi zakat ini akan semakin mendorong kepercayaan publik dan mengoptimalkan potensi penerimaan zakat.

Ditambahkan Zainulbahar, selain menjadi bukti pengakuan publik atas kinerja pengelolaan zakat oleh BAZNAS yang terus meningkat, penghargaan ini juga sebagai dampak dari pengakuan dunia dengan BAZNAS memperoleh Global Islamic Finance Award (GIFA) Award pada September lalu.

“Alhamdulillah, anugerah ini melengkapi GIFA Award 2018, sebuah penghargaan Internasional yang juga pernah diterima oleh Presiden RI dan presiden beberapa negara di dunia, yang diadakan di Sarajevo Bosnia dan diserahkan kepada Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo, sebulan lalu,” tuturnya.

Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor saat menerima penghargaan Anugerah Syariah Republika Award 2018.

Menurutnya, kegiatan dan kerja BAZNAS sebagai lembaga negara di bidang perzakatan, dengan segenap kesyukuran, pada tahun-tahun terakhir ini bahkan telah mendapatkan apresiasi dari lembaga internasional PBB.

Dia menyebut, BAZNAS telah diundang dalam acara Side Event ECOSOC Forum PBB di Markas Besar PBB pada 23 April 2018 yang lalu, memberikan presentasi bersama pembicara kunci Menteri PPN/Kepala BAPPENAS Bambang Brojonegoro, Menteri Keuangan Bangladesh, Orang Pertama UNDP Mr. Achim Steiner, dalam topik bahasan: Innovative Financing for SDGs, The Role of Islamic Finance.

“Pada pidatonya Mr. Achim Steiner menyatakan bahwa untuk pertama kalinya dana zakat telah digunakan dalam pencapaian tujuan SDGs, dalam kerjasama UNDP dengan BAZNAS menyediakan Pembangkit Lstrik Tenaga Mikro Hidro di Jambi. Peresmian PLTMH ini telah dilakukan oleh Menteri PPN/Kepala BAPPENAS Bambang Brodjonegoro dua bulan yang lalu,” tutur mantan Dirut Bank Muamalat ini.

Lebih lanjut, Zainul menerangkan pada 7-8 November 2017, BAZNAS juga telah diundang oleh UNDP New York untuk melaksanakan diskusi-diskusi di UNDP Head Quarter. Pada 9 November 2027 BAZNAS diundang dalam acara One Day Forum terkait pendanaan SDGs yang diadakan oleh World Bank Group bersama UNDP dan Pemerintah Slovakia.

“Di dalam pembahasan-pembahasan tersebut jelas sekali dinyatakan bahwa PBB, dalam hal ini UNDP dalam pencapaian tujuan SDGs akan tidak bergantung total kepada dana-dana donasi tetapi pada inovasi pendanaan lainnya yang tidak lain adalah dana keagamaan, yaitu zakat, wakaf, infak dan sedekah,” jelasnya.

Anugerah Syariah Republika akan memberikan penghargaan kepada institusi dan industri keuangan perbankan, keuangan nonperbankan, industri asuransi, industri mikro-makro, financial technology (fintech), multifinance, lembaga filantropi, tujuan wisata favorit ramah Muslim, hingga tokoh syariah. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.