Band Thrash Metal Antharx Umumkan Rilis Album ke-12

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Raksasa thrash metal asal Amerika Serikat, Anthrax, resmi mengakhiri puasa karya selama satu dekade dengan mengumumkan album studio ke-12 mereka yang bertajuk “Cursum Perficio”.

Adapun album baru dijadwalkan rilis pada 18 September mendatang di bawah naungan label Megaforce Records.

Kehadiran “Cursum Perficio” menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para pecinta musik cadas, mengingat Anthrax terakhir kali merilis album studio pada tahun 2016 lewat “For All Kings”.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, band yang sudah berjalan lebih dari empat dekade itu juga merilis single perdana yang berjudul “It’s For The Kids”

Single pertama Anthrax menyuguhkan aransemen musik yang membawa pendengar bernostalgia ke era awal kejayaan mereka pada tahun 1980-an. Lagu ini didominasi kombinasi riff gitar super cepat dari Jon Donais dan Scott Ian, serta karakter vokal kuat yang menjadi dari Joey Belladonna.

Adapun Scott Ian mengatakan, lagu berdurasi empat menit sebagai pembuka album merupakan bentuk apresiasi terdalam bagi para penggemar setia yang telah mendukung perjalanan karier mereka selama ini.

“Seorang teman saya berkata, ‘It’s For the Kids’ adalah surat cinta yang jujur untuk para penggemar kalian. Itu target yang memang saya inginkan. Album ini membutuhkan lagu thrash berdurasi empat menit yang merujuk kembali ke era pertama kami. Baik dari segi agresivitas maupun bagian chorus yang megah, lagu ini merepresentasikan semua bagian terbaik dari Anthrax dalam kemasan empat menit yang sangat penuh amarah,” kata Ian, dikutip NME, Rabu, 20 Mei.

“Untuk videonya, kami ingin bernostalgia ke video ‘Madhouse’ kami secara tematik. Itu sangat masuk akal dan ide ini membuka pintu bagi kami untuk berbagi pengalaman dengan para penggemar kami. Untuk kita semua,” sambung sang gitaris.

Sementara itu, Charlie Benante (drum) menjelaskan, makna di balik pemilihan nama album “Cursum Perficio”, diambil dari bahasa Latin dengan arti “Saya menyelesaikan perjalanan”.

Inspirasi tersebut datang secara tidak sengaja saat Anthrax mendalami kisah ikon pop dunia, Marilyn Monroe.

“Saya sedang menonton dokumenter Marilyn Monroe, dan saya melihat tulisan ‘Cursum Perficio’ tertera pada sebuah ubin di rumah terakhirnya. Ketika saya mengetahui arti dari frasa tersebut, hal itu langsung terasa cocok bagi saya,” tutur sang drumer.

“Kami tidak mengatakan bahwa ini adalah album terakhir kami, tetapi perjalanan kami (dalam fase ini) telah berakhir. Saya percaya kami telah menyelesaikan tugas tersebut,” imbuhnya.

Album “Cursum Perficio” sendiri akan memuat 11 trek teranyar, di antaranya “Persistence Of Memory”, “The Long Goodbye”, “Everybody’s Got A Plan”, “The Edge Of Perfection”, “Infectious”, “NYC93”, “T.O.M.B.”, “Watch It Go”, “My Victory”, serta dua trek yang telah diperkenalkan yaitu “It’s For The Kids” dan trek andalan “Cursum Perficio”.

Sebelum resmi melepas album baru ini ke pendengar, Anthrax dijadwalkan menyapa para penggemarnya di Eropa sebagai band pendukung dalam tur konser Iron Maiden pada akhir bulan ini.

Setelah merampungkan rangkaian tur Eropa, band yang terbentuk sejak tahun 1981 itu akan bertolak ke Louisville, Kentucky, Amerika Serikat pada September mendatang, untuk tampil dalam Louder Than Life./Ib.

No More Posts Available.

No more pages to load.