Bentengi Anak Sejak Dini, BNNP Jakarta Gelar Pemilihan Duta Kecil Bersih Narkoba 2018

by -2,507 views
Para juara DKBN 2018 berfoto bersama kepala BNN Provinsi DKI Jakarta, Johnypol Latupeirissa

JAKARTA, VoiceMagz.com – Peredaran Narkotika dan Obat- obatan terlarang (Narkoba) di Indonesia yang belakangan ini semakin menjadi-jadi membuat prihatin banyak kalangan.

Para bandar narkoba tak hanya menyasar pada pengguna remaja atau dewasa, bahkan targetnya sudah sampai ke anak anak kecil usia Sekolah dasar (SD) bahkan TK. Kejadian ini tentu menjadi keprihatinan banyak pihak untuk menyelamatkan generasi muda atau anak-anak kita dari bahaya narkoba.

Untuk menangkal penyalahgunaan narkoba sejakdini, Yayasan Bina Generasi Harapan yang diidukung oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dan BNN Kota Jakarta Timur, pada Jum’at  dan Sabtu  6-7 April 2018, menggelar acara Pemilihan Duta Kecil Bersih Narkoba di Mal Bassura, Jakarta Timur.

Pada hari pertama (Jum’at) acara diisi dengan edukasi bahaya penyalahgunaan Narkoba. Kemudian hari keduanya (Sabtu) diisi dengan kampanye langsung diatas panggung sekaligus final Pemilihan Duta Kecil Bersih Narkoba yang dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta, Brigjen Pol Johnypol Latupeirissa beserta Ibu, dan Kepala BNN Kota Jakarta Timur, Mohamad Nasrun.

Dalam kesempatan tersebut Johnypol Latupeirisa mengatakan pentingnya membentengi anak-anak dari bahaya narkoba sejak dini.

Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Johnypol Latupeirisa

“Saya selaku pribadi maupun selaku Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta sangat mengapresiasi acara yang diselenggarakan Yayasan Bina Generasi Harapan ini, dan ini merupakan salah satu cara untuk mengedukasi anak-anak kita dari bahaya narkoba. Jadi siapapun yang membuat acara yang bersifat kampanye anti narkoba, baik itu yayasan, LSM maupun yang lain saya dukung,” ujar Johnypol Latupeirissa di Jakarta, Minggu (7/4).

Lebih lanjul Johnypol menambahkan, para bandar narkoba terkadang selangkah lebih pintar daripada petugas. Mereka mengemas narkoba dengan berbagai cara dan berbagai bentuk. Untuk menyasar kepada anak-anak, narkoba dikemas seperti permen atau bentuk jajanan lain yang menarik buat anak-anak. Ini yang kadang terlewatkan dari pengawasan kita. Intinya mereka pintar mengelabui dengan berbagai macam cara.

“Mereka (para Bandar Narkoba) baik nasional maupun internasional melihat Indonesia adalah pasar besar narkoba. Oleh karena itu kita tetep selalu waspada terhadap penyebaran barang haram ini. Selain itu kita harus terus membentengi anak-anak kita sejak dini, jangan sampai anak cucu kita kehilangan masa depan gara-gara narkoba,” pungkas Johnypol.

Apresiasi dari Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta dalam acara Pemilihan Duta Kecil Bersih Narkoba ini memang cukup beralasan. Pasalnya BNN tak mungkin mampu bekerja sendirian dalam memberantas perdagangan dan peredaran narkoba di Indonesia yang semakin merajalela ini. BNN perlu partisipasi dari semua pihak dari berbagai elemen. Karena narkoba sudah dijadikan musuh bersama.

10 Finalis Terpilih Menjadi Duta Cilik Bersih Narkoba 2018

Untuk ajang Pemilihan Duta Kecil Bersih Narkoba 2018 sendiri, dari 40 peserta yang mengikuti acara ini, disaring 10 peserta untuk dijadikan Duta Kecil Bersih Narkoba 2018, yang nantinya akan mensosialisasikan bahaya narkoba di berbagai acara serta menjadi influncer positif bagi teman-temannya di lingkungan keluarga maupun sekolahnya.

Kesepuluh  peserta yang berhasil terpilih menjadi Duta Kecil Bersih Narkoba 2018 ini adalah: Nenden Novianti Putri (juara)., Jaysira Alayka Attamimi sebagai wakil. Angelina Joy Lie Yunardi (wakil 2), Revan Adhyatma Prawira (wakil 3), Vaneshya Emmanuela (wakil 4), Princes Martines (wakil 5) dan Naufa Naziha Mirza, Aurellia Putri Maulana, Paulus Tistan Antoso, serta Novita Ayu Aurel sebagai (wakil 6).

“10 besar terpilih ini nantinya selain menjadi Duta Kecil Bersih Narkoba 2018, juga mendapatkan trophy dan tabungan. Kemudian mereka akan melakukan sosialisasi di berbagai acara baik acara sekolah maupun acara-acara lain,” jelas Tania Hanjani selaku ketua panitia penyelenggara.

Duta Kecil Bersih Narkoba 2017

Lebih lanjut Tania juga mengatakan bahwa acara ini ini digelar untuk mengedukasi anak-anak usia 8 sampai 12 tahun, tentang bahaya narkoba.

“Seperti kita tahu bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa Indonesia saat ini “Darurat Narkoba”, karena peredarannya sudah menyasar ke anak-anak usia dini. Jadi dengan digelarnya acara ini paling tidak atau minimal harapan kita mereka sudah bisa melindungi diri dan keluarganya dari bahaya narkoba,” jelas Tania lebih lanjut.

Ke 10 anak-anak yang terpilih ini nantinya juga siap melakukan seosialisasi dan edukasi atau kampanye anti narkoba di seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Utamanya di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat, namun kita juga siap melakukan sosialisasi dan edukasi di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta. Bahkan kalau memungkinkan ke seluruh Indonesia,” tutup Tania.

Turut hadir pula dalam acara ini, Kasi Dayamas BNP DKI  Dr Shilvya Febriana, Ketua Dewan juri Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DKI Khrisna Anggara, dan Romi AFI sebagai salah satu juri tamu,  lalu empat Duta Kecil Bersih Narkoba BNNP DKI Jakarta 2017 dan 10 Duta Kecil Bersih Narkoba BNNK Jakarta Timur sebelumnya. /Irish

No More Posts Available.

No more pages to load.