Di Pestanya Rakyat MeMiles, Judika Merasa Seperti Konsernya Sendiri

by -65 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Riuh rendah ribuan member aplikasi meMiles memenuhi Istora Senayan, Kamis (7/11). Mereka menunggu kehadiran Judika menghibur di rangkaian Gebyar Pesta Memiles: Pestanya Rakyat MeMiles.

Selain Judika, sederet artis lain seperti Lucky Idol, Eka Deli, Della Idol, Melky dan Go Block Band pun mengajak para member ini larut dalam kegembiraan.

Judika yang tampil sebagai pamungkas acara mengaku exited saat melihat Istora Senayan penuh sesak dengan member MeMiles bahkan hingga ke bibir panggung.

“Luar biasa. Saya nggak nyangka, pengunjungnya luar biasa dan mereka tertib. Ini udah kaya konser musik beneran, padahal kan bukan ya. Dan Ternyata banyak juga orang Batak yang ikutan MeMiles, itu terbukti waktu saya nyanyi satu lagu Batak judulnya ‘Mardua Holong’, banyak yang nyanyi. Sebenernya lagu itu nggak ada di song list saya, karena request, jadi bonuslah itu,” ucap Judika usai tampil.

Jebolan juara dua Indonesian Idol ini juga berharap program MeMiles bisa memakmurkan rakyat Indonesia.

“Sukses terus buat memiles ke depannya. Semoga rakyat Indonesia bisa makmur,” harap Judika.

Dalam kesempatan ini MeMiles juga kembali membagikan rewards kepada ribuan membernya.

Rewards tersebut berupa 1.000 unit mobil berbagai merek, 1.000 unit sepeda motor dan 2.500 unit smartphone.

Para member yang banyak mengenakan atribut koboi dan suku Indian ini disambut Master MeMiles, dr. Eva Martina Louisa di atas panggung.

“Setelah bergabung dengan MeMiles, kita bersatu jadi saudara dan meraih keuntungan bersama. Pengalaman saya sebagai dokter selama puluhan tahun ternyata tidak ada apa-apanya dibanding sekarang ini,” ujar dr Eva Martina di atas panggung dan langsung disambut gemuruh tepuk tangan member.

Ia pun meyakinkan para member MeMiles bisa sejahtera dalam segi ekonomi.

“Jangan hanya kerja keras, tapi kerja cerdas. Itu yang saya lakukan sekarang ini,” ujar dr Eva.

Eva pun kembali menolak anggapan bahwa MeMiles sebagai Multi Level Marketing (MLM).

“Ini bukan MLM. Tujuan kita justru ingin memberi kesempatan pada masyarakat untuk bisa mendapatkan mimpinya. Kita ingin membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat lewat aplikasi ini,” pungkasnya. (NVR)