JAKARTA, AKURATNEWS.co– Kabar duka datang dari pedangdut Fitri Carlina. Sang ayah tercinta, Tasrun Hadinoto, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 7 November 2026. Almarhum berpulang dalam usia 84 tahun. Beliau meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RS Mitra Keluarga Cibubur.
Kesehatan almarhum mulai menurun sejak dua tahun terakhir. Kondisi tersebut bermula setelah beliau menjalani pemasangan ring jantung. Sejak saat itu, almarhum beberapa kali harus berjuang melawan infeksi pada paru-parunya.
Meskipun demikian, keluarga sempat bernapas lega ketika beliau pulih dari serangan infeksi pertama. Penanganan medis tersebut dipimpin langsung oleh menantu almarhum yang juga berprofesi sebagai dokter.
“Alhamdulillah pada saat infeksi pertama, tim dokter yang insya Allah dipimpin oleh menantu Bapak sendiri, dr. Indra Marki, alhamdulillah Allah rida untuk kembali membuat Bapak pulih,” ujar Nini Carlina, kakak Fitri Carlina di lokasi pemakaman di kawasan Cikeas, Gunung Putri, Minggu (8/11/2026).
Meskipun sempat membaik, masalah infeksi paru-paru tersebut kembali kambuh. Sebelum menjalani perawatan terakhir, Tasrun sempat melakukan perjalanan jauh. Beliau baru saja pulang dari Surabaya setelah menghadiri acara tasyakur pembangunan masjid dan Rumah Al-Qur’an di Banyuwangi.
Masjid tersebut merupakan wujud cinta dan hadiah dari anak-anaknya. Almarhum sangat bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di sana. Namun, aktivitas yang padat diduga membuat kondisi fisik beliau kelelahan.
“Terus qadarullah sampai Jakarta sehat gitu ya. Hari Minggu sampai Jakarta, hari Selasanya kontrol ke dokter dinyatakan baik-baik saja. Ternyata hari Kamisnya malam kita dikabarin bahwa Papa tuh udah kayak ngigo-ngigo gitu ya,” kenang Nini.
Pihak keluarga segera melarikan almarhum ke rumah sakit setelah melihat kondisinya yang menurun drastis. Dokter menemukan infeksi yang dialami Tasrun sudah semakin berat. Kondisi itu bahkan menimbulkan komplikasi serius pada organ tubuhnya.
Tim medis, termasuk kedua menantunya yaitu Indra Marki dan Hendra Sumendap, telah mengerahkan upaya terbaik. Almarhum harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama kurang lebih 15 hari.
Sebagai hasilnya, Fitri Carlina dan suaminya yang sedang berada di luar negeri sempat pulang untuk menjenguk. Kehadiran mereka berhasil memberikan kebahagiaan tersendiri bagi almarhum di penghujung masa hidupnya.
Setelah sempat diperbolehkan pulang, kesehatan Tasrun kembali menurun drastis sebulan kemudian. Pihak keluarga lantas membawanya kembali ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Pada hari terakhirnya, almarhum sempat menunjukkan interaksi yang baik dengan keluarga. Beliau bahkan masih sempat mengobrol dan membersihkan diri saat jam besuk. Namun, situasi berubah dengan cepat ketika waktu kunjungan selesai.
“Terus begitu jam besuk habis, Mama sama adik kami, Mbak Wiwi sedang ke apotek beli obat. Tahu-tahu kita ditelepon katanya Papa kritis,” ungkap Nini dengan nada berat./Din.







