I.Ki Luncurkan Mini Album Bela Negara dan Perform Dihadapan Jusuf Kalla

by -1,695 views

iki 1Indonesia Kita (I.Ki) lahir berawal dari sebuah pertemanan di grup WhatsApp ( WA ) para seniman musik di Indonesia, utamanya music Rock. Dari sekedar berbagi kabar dan menyambung silaturahmi melalui grup WA. Kemudian berlanjut dengan silaturahmi yang lebih riil atau kopi darat di kediaman Rocker senior Renny Djayusman pada Minggu 04 Oktober 2015.

Dari pertemuan yang kala itu hanya sekedar makan siang dan silaturahmi, kemudian muncul gagasan kecil dan sederhana untuk membuat kegiatan yang bisa bermanfaat buat para anggota I.Ki. Dari gagasan kecil tersebut kemudian melebar menjadi sebuah gagasan yang lebih besar lagi, yaitu bagai mana I.Ki bisa memberikan sumbangsihnya bagi Bangsa dan Negara Indonesia.

Kemudian muncullah ide dari pemikiran Renny Djayusman dan teman teman lainnya untuk membuat single lagu “ Bela Negara”. Lagu tersebut merupakan persembahan dari para rocker untuk negri tercinta Indonesia.
Hari demi hari pertemuan pertemuan tim kecil mulai intensif, dan Reny Djayusman mulai berinisiatif melobi dan menjalin kerjasama dengan pihak Kementerian Pertahanan dan Keamanan. Ide dan gagasannya ditawarkan ke Kemenhan melalui Sekjen Kemenhan Bp. Letjend. Ediwan Prabowo.

Gayung Bersambut, Sekjend Kemenhan berbalik menantang kepada I.Ki melaui Renny Djayusman, untuk membuat proposalnya. Tetapi I.Ki memang merasa belum siap, karena perkumpulan para rockers ini sejatinya tidak menduga kalau gagasannya direspon sangat cepat oleh Kemenhan. Akhirnya Renny Djayusman kebingungan. Berikut penuturannya;

“ Aku sudah ketemu pak Ediwan Prabowo, ide kita diterima, tapi yok opo..?, Rere (Rere Grass Rock) dari kemarin usulin buat proposal tapi sampek sekarang gak digarap garap dan nggak jadi jadi, terus gimana caranya?. Sementara hari senin aku janji nyerahin proposalnya ke Kemenhan, bingung aku..”, tutur Ranny dengan logat Jawa yang khas.
Segala usaha tulus pasti menemukan jalan dan hasil positif, sepertinya kata kata itu sangat tepat, hingga akhirnya berkumpullah tim kecil yang terdiri dari Amiroez, Irish Riswoyo, dan Ami Hamidah sersama Rere dan Sylvia Saartje untuk membuat kerangka proposl. Akhirnya setelah kerangka proposal jadi dan mendapat sentuhan penyempurnaan dari sana sini jadilah proposal tersebut. Kemudian kembali Reny Djayusman menghadap ke Sekjen Kemenhan, Bapak Letjen. Ediwan. Kesepakatanpun akhirnya terjadi.

iki 2Proses berjalan begitu cepat, meskipun sudah ada persetujuan dengan pihak Kemenhan, untuk menggarap sebuah single yang bertema “Bela Negara”, namun lucunya kita belum siap lagunya, bahkan sampai detik detik terakhirpun belum jelas lagu apa yang akan dikasih contoh untuk presentasi kepada Kemenhan. Tetapi Renny inget ucapan koleganya Jelly Tobing kalau dia pernah bilang punya lagu. Lalu sorenya menelpon Jelly Tobing untuk secepatnya mengirim lagu tersebut.

Namun apa yang terjadi, hingga tengah malam Jelly Tobing tidak juga mengirimkan lagunya. Renny Djayusman mulai gelisah, berkali kali komunikasi mwlalui WA tetapi tidak juga dikirim-kirim lagunya, sementara Jelly Tobing selalu bilang Iya.

“ Jell, pokoknya kamu harus cepet buat lagu, aku nggak mau tau, waktunya sudah nggak ada lagi karena besok harus presentasi ke Kemenhan, Jelly, menjawab iya, tapi sampek jam 12 malam dihubungi gak bisa, dan WA tidak dibalas, tambah mumet aku. Tiba tiba pagi pagi Jelly WA ke aku kalau lagunya sudah jadi”, Tambah Renny Djayusman.
Keesokan harinya barulah lagunya dikirim oleh Jelly Tobing melalui WA, jadi rupanya ketika Jelly Tobing mengiyakan permintaan Renny Djayusman tersebut sebetulnya belum punya lagu sama sekali, jadi baru dibuat jam 3 atau jam 4 dini hari.

Berikut Penuturan Jelly Tobing.
“ Ketika Istri dan anak saya tertidur lelap, saya bngun sekitar jam 3 pagi, kemudian duduk sebentar, terus nyalain keyboard di ruang studio, dari situ pelan pelan aku mulai mencari melodi lagunya, kemudian menulis liriknya, dan Alhamdulillah seperti mendapat mukjizat semua mengalir begitusaja tanpa ada kendala, maka jadilah lagu Indonesia kita tepat pada pukul 04.00 WIB, bertepatan pada tanggal 10 Nopember hari pahlawan. Terus pagiharinya saya kirim ke Renny”, Jelas Jelly Tobing.

Setelah lagu ada ditangannya, Renny merasa lega, terus pada pada hari itu juga jam 10 pagi Renny Djayusman bersama tim membawa lagu yang masih dengan iringan musik yang sangat sederhana tersebut untuk dipresentasikan kepada sekjend Kemenhan, Bp. Letjend, Ediwan Prabowo. Dan.. diterimalah lagu itu”.

Proses terus berlangsung, dari semula yang hanya akan menggarap satu lagu yaitu Indonesia Kita cip. Jelly Tobing, berkembang menjadi dua lagu yaitu ASAP cipt. Amiroez, Lyrik. Renny Djayusman dan Damhuri.
Proses selanjutnya adalah masuk dapur rekaman, selama proses masuk dapur rekaman, Renny menggandeng mitranya yaitu Bp. Edwin Sudibyo (Digiwave Studio) untuk bertindak sebagai produsernya. Kemudian pak Edwin memberikan fasilitas Digiwave Studio yang terletak di daerah Rawa belong, Jakarta, tersebut untuk dipergunakan penggarapan kedua lagu tersebut hingga selesai.

Puluhan Penyanyi dan Musisi Rock Ikut Terlibat
iki 3Dalam penggarapan kedua lagu tersebut Renny Djayusman banyak melibatkan penyanyi dan musisi rock bahkan jazz kenaman Indonesia. Takkurang ada sekitarb 40 nama yang turut menyumbangkan suara maupun karya musiknya.
Selain Renny Djayusman dan Jelly Tobing, Diantara ke 40 nama tersebut terdapat nama-nama besar seperti; Dewa Bujana, Roy Jeconiah, Mel Shandy, Ita Purnamasari, Sylvia Saartje, Donny Suhendra, Rani Trisutji, Candil, Trison, Bangkit Sanjaya, Edi Kemput, Rere, Amiroez, Ikmal Tobing dan lain-lain.

Usai melewati proses mixing dan mastering yang dipercayakan kepada Indra Q, kemudian berlanjut pembuatan video klip yang dilakukan di daerah Sentul, Jawa Barat dan di halaman Kemenhan.

Berkembang menjadi Mini Album
Setelah selesai 2 lagu, Renny Djayusman pun mencoba mengabarkan kepada sahabat lamanya seorang wartawan senior sekaligus pengamat msik yaitu Bens Leo. Kemudian Bens Leo memberikan masukan kepada Renny Djayusman dan teman teman I.Ki.

“ Kenapa Cuma dua lagu?, tanggung, bikin mini album saja sekalian menjadi 5 lagu, soalnya kalau diputar diradio nggak ada pilihan lain, sementara kalau kita show juga nggak ada pilihan lagu lain, masak mau bawain lagu orang?”.
Setelah mendapat masukan yang positif dari Bens Leo, Renny akhirnya memutuskan untuk membuat mini album. Kemudian mengumumkan kepada semua anggota I.Ki kalau ada yang punya lagu silahkan kirim ke pengurus, lalu masuklah beberapa lagu lagi kemudian diseleksi, dari hasil seleksi tersebut dipilihlah tiga lagu yaitu; “Kita Adalah Satu”, Cipt; Sylvia Saartje dan Amiroez, kemudian “Indonesiaku” Cipt; Irish Riswoyo dan Nusantara 1, Cipt; Tonny Koeswoyo yang pernah dipopulerkan oleh grup musik Koes Plus beberapa tahun silam.

Dengan ditambahnya tiga lagu tersebut, maka semakin banyak pula para musisi yang terlibat dalam mini album Indonesia Kita. Selain nama-nama besar diatas, muncul pula nama-nama besar lain seperti Ivanka (Slank), Ustdz, Yuke Sumeru, Gideon Tengker, Taraz Bistara, John Paul Ivan, Edi Daromi (Elpamas), Connie Dio, Willy Sket dan lain lain.
Kelima lagu yang terdapat dalam mini album tersebut selanjutnya akan diedarkan oleh Digiwave, dan sekaligus menjadi produk pertama dari dari Digiwave studio.

Launching Dihadapan Wakil Presiden RI
iki 4Album tersebut menjadi sangat Istimewa dan spektakuler, karena akan dirilis bertepatan dengan hari Bela Negara yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2015. Yang tak kalah istimewanya adalah, prosesi launchingnya akan dilakukan di hadapan Wakil Presiden Ri. Jusuf Kalla, dan menjadi bagian penting dari rangkaian upacara hari Bela Negara yang akan digelar di Lapangan Monas, Jakarta, pada tanggal 19 Desember kemarin.
Seluruh pendukung dalam album tersebut baik musisi maupun penyanyi sudah konfirmasi untuk hadir dan akan tampil membawakan 2 buah lagu yaitu Indonesia Kita dan Nusantara 1.
Berikut selengkapnya ke 5 lagu lagu beserta musisi dan penyanyi yang terlibat didalamnya:

1. INDONESIA KITA
Cipt: Jelly Tobing
Lyric: Jelly Tobing Renny Djayusman
MD. Eddy Kemput.
Pengarah Vocal: Rani Trisutji dan Amiroez.
Musisi:
Edi Kemput (Gitar), Damon Koeswoyo (Gitar), Dewa Budjana (Gitar), Donny Suhendra (Gitar), Ade Virguna (Gitar), Mahir (Gitar), Yoel Vai (Gitar), Rere (drum), Ikmal Tobing (Drum), Ersta Satrya (Bass) Ario Wichak (Bass), Harry Toledo (Bass), Axel Bodwein Pakasi (keyboard), John Arif (Gendang), Saat (suling), Hendri (Suling).
Vocal:
Renny Djayusman, Jelly Tobing, Ita Purnamasari, Sylvia Saartje, Roy Jeconiah, Bangkit Sanjaya, Trison, Amiroez, Mel Shandy, Well Welly, Hans Sinjal,m Fierza Agie Cilla, Ocka Maya, Utje Anwar, Beery Saint Loco,Ryu Paradigma, Tahlulah Azala, Edsell A. Riswoyo, Arfa Bangkit, Rani Trisutji Ami Hamida, Rini Asmara.

2. A S A P
Cipt: Amiroez
Lyric: Renny Djayusman & Damhuri
Musisi:
MD: Amiroez, Pengarah Vocal; Amiroez & Rani Trisutji, Rere (Drum), Ersta Nugra (Bass), Damon Koeswoyo (Gitar), Ade Virguna (Gitar), Amiroez (Keyboard Programmer).
Vocal:
Renny Djayusman, Amiroes, Ita Purnamasari, Mel Shandy, Roy Jeconiah, Irang Arkad, Trison, Ocka Maya.

3. KITA ADALAH SATU
Cipt: Sylvia Saartje & Amiroez
Lyric: Sylvia Saartje
Musisi:
MD: Ade Virguna
Pengarah Vocal: Amiroez dan Rani Trisutji.
Ade Virguna (Gitar), Donny Suhendra (gitar) Gideon Tengker, (gitar) Mahir Blues (gitar), Dandi Jawa (bass), Harry Toledo (bass) , Rere (drum) Edi Daromi (keyboard), Krisna (harmonica).
Vocal: Renny Djayusman, Sylvia Saartje, Riffi Putri, Connie Dio, Roy Jeconiah, Irang Arkand.

4. INDONESIAKU
Cipt: Irish Riswoyo
Lyric: Irish Riswoyo
MD: Rere Grass Rock
Pengarah Vocal; Amiroez dan Rani Trisutji
Musisi: Rere (drum), Edi Kemput (gitar), John Paul Ivan (gitar), Ambang Chrismanto (gitar), Yoel Vai (gitar), Damon Koeswoyo (gitar), Ivanka Slank (bass), Yuke Sumeru (Bass), Edi Daromi (Keyboard). Jalu G.Pratidina (Gendang).
Vocal: Roy Jeconiah, Mell Shandy, Connie Dio, Renny Djayusman, Sylvia Saartje, Candil, Hans Sinjal, Amiroez, Willy Sket, Well Welly, Fierza Agie Cilla, Ocka Maya, Riffy Putri, Rani Trisutji.

5. NUSANTARA 1
Cipt: Tonny Koeswoyo
Lyrik: Tonny Koeswoyo
MD: Damon Koeswoyo
Pengarah Vocal: Rani Trisutji
Musisi: Damon Koeswoyo (gitar), Maully Gagola (gitar), Nada Noor (gitar), Taraz Bistara (gitar), Rere (drum) Ersta Sattrya Nugra (bass).
Vocal: Vierza Agie Cilla, Ocke Maya, Hans Sinjal, Boym Sastrodarmodjo, Damon Koeswoyo, Irang Arkand, RennyDjayusman, Sylvia Saartje, Rani Trisuci.

Susunan Kepengurusan Indonesia Kita (I.Ki)
Ketua Dewan Pembina: Letjend. Ediwan Prabowo
Jelly Tobing
Bens Leo
Dewan Penasihat : Keith Rustam
Wratsangka Koko
Rani Trisutji
Sylvia Saartje
Ketua Umum : Renny Djayusman
Ketua harian : Amiroez
Wakil Ketua : Rere Aziz
Sekertaris : Ami Hamida Sandy
Bendahara : Rini Yudani
Wakil Bendahara : Rini Asmara
Ketua Bidang Humas & Media : Irish Riswoyo
Ketua Bidang Marketing & Promosi: David Leonard
Ketua Bidang Produksi: Eddi Kemput
Wakil Ketua Bidang Produksi: Damon Koeswoyo
Ketua Bidang Program: Ade Virguna

No More Posts Available.

No more pages to load.