JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Imperial Pictures kembali menghadirkan film layar lebar bergenre komedi horor. Berjudul GHOSTHING, film ini menggabungkan misteri kematian dengan kisah pertemuan tak biasa antara seorang perias jenazah dan arwah influencer muda.
Film tersebut digarap oleh sutradara Arie Aziz dan diproduseri Hartawan Triguna. Sementara itu, Rizky A. Prakoso dipercaya sebagai Associate Produser dan Evelyn Afnilia menjadi penulis skenario. Film ini dipimpin Eksekutif Produser Peter Surya Wijaya.
GHOSTHING mempertemukan Baskara Mahendra sebagai Alfian, seorang perias jenazah muda yang dikenal tenang, dengan Yasamin Jasem yang memerankan Maya, influencer muda yang meninggal secara misterius.
Alfian awalnya menjalani kehidupannya dengan tenang. Namun, semuanya berubah ketika ia mendapat tugas merias jenazah Maya. Bukannya pergi setelah meninggal, arwah Maya justru terus berada di sekitar Alfian dan membuat kehidupannya menjadi jauh lebih rumit.
Baskara Mahendra mengatakan, karakter Alfian menjadi salah satu alasan dirinya tertarik dengan cerita tersebut.
“Menurut saya, premis ‘GHOSTHING’ sendiri sudah sangat menarik. Ada seorang perias jenazah yang pekerjaannya justru membantu menyelesaikan masalah orang yang sudah meninggal. Buat saya, karakter Alfian inilah yang membuat perjalanan ceritanya menjadi menarik, karena di tengah situasi yang kompleks, dia justru harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Baskara Mahendra.
Sementara itu, Yasamin Jasem menggambarkan Maya sebagai sosok yang tidak mudah menerima kenyataan bahwa dirinya telah meninggal. Sikapnya yang cerewet, sarkastik, dan penuh drama kemudian menjadi sumber persoalan sekaligus unsur komedi dalam film.
“Maya itu sosok yang sarkas, centil, dan tidak bisa menerima kematiannya. Sejak bertemu Alfian, dia mulai mengusik kehidupan Alfian dengan berbagai tingkahnya. Tapi sebenarnya, apa yang membuat Maya begitu ngotot mencari tahu tentang kematiannya?” ujar Yasamin Jasem.
Menurut Hartawan Triguna, ide cerita GHOSTHING berawal dari pemikiran sederhana mengenai seseorang yang bahkan setelah meninggal masih merepotkan orang-orang di sekitarnya. Ide tersebut kemudian dikembangkan bersama penulis hingga menjadi skenario film.
“Awalnya kami berpikir sederhana, bagaimana kalau ada orang yang ketika meninggal justru tetap merepotkan orang-orang di sekitarnya? Dari pemikiran itu kemudian kami berdiskusi dan mengembangkannya bersama penulis hingga menjadi sebuah skenario. Setelah draft ketiga, kami lemparkan kembali untuk mendapatkan masukan dan mengembangkan beberapa bagian cerita serta karakter. Dari proses diskusi dan pengembangan itulah kemudian lahir cerita ‘GHOSTHING’ seperti yang sekarang,” ujar Hartawan Triguna.
Selain Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem, film ini turut menghadirkan sejumlah pemain lintas generasi. Di antaranya Leony VH, Bang Tigor, Reinold Lawalata, Chika Waode, Siti Fauziah, Iyang Darmawan, Tanta Ginting, Mathias Muchus, dan Mona Ratuliu./May.






