JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Kabar bahagia datang dari aktor Yama Carlos. Ia resmi menyandang status sebagai ayah dari seorang bayi perempuan yang lahir dalam kondisi sehat dan selamat.
Dalam wawancara di kawasan Jakarta pada Sabtu, 19 April, Yama membagikan rasa syukurnya atas kelahiran sang buah hati, sekaligus menjelaskan makna mendalam di balik nama yang ia dan istrinya sematkan kepada putri mereka.
“Bayi perempuan, lahir 3,7 kilogram, panjangnya 51 cm. Namanya Ann Khatiany Carila Carlos,” ujar Yama dengan ekspresi penuh kebanggaan.
Tak sekadar indah diucapkan, nama Ann Khatiany Carila Carlos rupanya memiliki arti yang dalam dan menjadi bentuk penghormatan kepada sosok-sosok perempuan penting dalam hidup Yama dan istrinya.
“Ann itu dari bahasa Ibrani yang artinya ‘Anugerah dari Yang Maha Kuasa’,” terang Yama. Sementara untuk nama Khatiany, ia mengakui bahwa nama tersebut merupakan ciptaannya sendiri, yang terinspirasi dari gabungan nama perempuan di keluarganya.
“Kha” diambil dari nama neneknya dari pihak ayah, Siti Khatijah, yang menurut Yama memiliki nilai religius dan historis.
Kemudian “Ti” merujuk pada nenek dari pihak ibu, Longga Mareike Tini, serta kakaknya yang bernama Roca Mareike Vestiana.
Sedangkan akhiran “Any” berasal dari nama ibunya sendiri, Mehas Vesti Mariani. “Jadi Khatiany itu seperti untaian cinta dan penghormatan saya untuk para perempuan yang membentuk hidup saya,” ucapnya.
Sementara itu, nama Carila diberikan atas inisiatif sang istri, yang ingin tetap membawa ciri khas keluarganya dalam penamaan anak. Yama menjelaskan bahwa keluarga sang istri memang memiliki pola penamaan yang unik, di mana sebagian besar nama anggota keluarganya dimulai dengan suku kata “Ca”.
“Papa mertua saya namanya Hari, kakak ipar saya Caren, anak dari pernikahan istri saya sebelumnya namanya Carsia dan Cano. Jadi anak kami ini Carila. Nama ini sudah mewakili seluruh keluarga,” tutur Yama.
Nama belakang “Carlos” tetap dipertahankan sebagai identitas keluarga dari pihak Yama sendiri, sekaligus menyatukan keseluruhan nama anak mereka secara simbolis dan penuh makna.
Perjuangan Proses Persalinan
Di balik kelahiran anak pertamanya dari pernikahan bersama Carina, ada cerita perjuangan yang cukup menegangkan. Yama mengisahkan bagaimana awalnya ia dan tim medis berharap proses persalinan dapat berlangsung secara normal, sesuai dengan riwayat kelahiran istri sebelumnya.
“Dokter awalnya optimis, ‘Bu ini bisa normal kok’, dan kami juga yakin karena sebelumnya juga normal,” kenang Yama.
Namun, setelah lebih dari 12 jam proses pembukaan yang stagnan, dan air ketuban yang telah pecah, mereka akhirnya harus memilih antara induksi atau tindakan operasi sesar.
“Dari jam setengah satu malam sampai jam 8 pagi, pembukaan masih satu. Padahal batas waktu tunggu normal setelah ketuban pecah itu 12 jam. Jadi kita harus cepat ambil keputusan,” tuturnya.
Setelah mempertimbangkan risiko, Yama dan istrinya sepakat untuk menjalani operasi sesar demi keselamatan ibu dan bayi.
“Oke dok, sesar. Demi keselamatan istri dan anak kami,” tegas Yama.
Keputusan itu terbukti tepat. Pada pukul 09.55 WIB, bayi perempuan mereka akhirnya lahir dengan selamat dan sehat.
“Puji Tuhan, anak kami lahir dengan selamat. Istrinya pun sehat dan baik-baik saja. Ini adalah kebahagiaan tak tergambarkan,” tutup Yama penuh haru./May. Foto: Daok IG Yama Carlos.





