Mampukah Police Movie Festival 2018 Jadi Ajang Kritik Membangun?

by -2,901 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Memasuki tahun kelima, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar ajang Police Movie Festival. Untuk tahun 2018, ada dua kategori yang dilombakan dalam ajang yang bertemakan humanisme ini. Kategori tersebut adalah film pendek berdurasi 5 hingga 7 menit dan film animasi yang berdurasi 3 menit.

Lalu, sejauh mana ajang ini menjadi ajang yang fair dan tak melulu menjadi ajang pencitraan bagi institusi kepolisian?

“Para sineas bebas membuat cerita dengan melihat sudut pandang humanisme dari sudut kepolisian maupun dari sisi masyarakat. Banyak ide yang bisa diangkat dari hal-hal sekitar, misalnya tentang kehidupan polisi yang juga punya keluarga atau dari sudut pandang masyarakat terhadap kepolisian. Banyak juga kok tema-tema kritik yang ditujukan pada kepolisian lewat ajang ini, dan itu perlahan-lahan jadi masukan bagi kepolisian untuk berbenah,” ujar Anggi Umbara, sutradara yang menjadi juri Police Movie Festival 2018 saat Press Confrence Police Movie Festival 2018 di Jakarta, Senin (23/4).

Hal yang sama juga diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto. Dikatakannya, sineas diberi kesempatan berkreasi tanpa adanya unsur SARA.

“Dalam setiap karyanya, peserta diberi kebebasan menuuangkan imajinasinya namun harus tetap mengacu pada sisi humanismenya. Kita juga beri kebebasan mengkritisi namun yang membangun,” ujar Rikwanto.

Tema humanisme, lanjut Rikwanto, dipilih sebagai tema dengan harapan para sineas dapat menyadarkan masyarakat pada sisi tolong menolong. Selain itu, untuk mengingatkan kembali jika kepolisian punya tanggung jawab untuk peduli, melindungi, menghargai sekaligus dekat dengan masyarakat.

Karya peserta yang masuk nantinya akan dikurasi menjadi 25 hingga 50 karya. Angka tersebut masih bergantung jumlah karya yang masuk sebelum 5 Juni 2018.

“Setelah itu baru masing-masing dari kita menilai dan kita diskusikan bareng-bareng, kira-kira mana yang terbaik, mana yang masuk ke dalam tema dan mana yang kira-kira bisa menginspirasi,” imbuh Anggi.

Nantinya, akan dari film yang masuk akan dipilih 10 finalis dari masing-masing kategori yang akan diumumkan pemenangnya di malam puncak penganugerahan Police Movie Festival 2018 pada 23 Juni 2018.

Pemenang pertama akan mendapatkan beasiswa SSR Jakarta. Selain itu mereka berkesempatan mengikuti beberapa ajang kompetisi film internasional plus hadiah uang Rp120 juta. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.