Kemenpar Panggil Promotor Konser Day6 yang Kacau

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memanggil promotor konser Mecima Pro terkait penyelenggaraan konser grup pop rock asal Korea Selatan, Day6, yang digelar di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (3/5/2025). Pemanggilan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang masuk terkait sejumlah permasalahan dalam pelaksanaan konser tersebut.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan sedang menelusuri lebih lanjut penyebab kekacauan acara.

“Kemenpar telah menerima laporan terkait penyelenggaraan konser tersebut. Kami berkomitmen mewujudkan ekosistem penyelenggaraan event yang baik, yang dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak,” ujar Widiyanti dikutip dari laman resmi Kemenpar RI, Sabtu (10/5/2025).

Menpar Widiyanti jug menekankan pentingnya peran event dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian nasional.

Event jadi bagian penting dari lingkup pariwisata punya peranan besar dalam memajukan perekonomian nasional. Lewat pergerakan wisatawan, pembukaan lapangan kerja, dan ekonomi yang  berdampak ke masyarakat luas,” tambahnya.

Pemanggilan Mecima Pro dilakukan melalui audiensi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI). Langkah ini menjadi tahap awal untuk mengumpulkan informasi dari pihak promotor.

“Informasi yang akurat sangat diperlukan untuk memetakan persoalan dan menentukan langkah penanganan yang tepat,” kata Deputi Bidang Penyelenggaraan Kegiatan Kemenpar, Vinsensius Jemadu.

Ia juga menegaskan, pihak kementerian akan memastikan proses ini berjalan secara adil tanpa mengesampingkan hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat.

Sebelumnya, konser Day6 di Jakarta menuai sorotan publik setelah banyaknya keluhan dan kekacauan terjadi. Mulai dari masalah teknis hingga penanganan penonton, yang membuat banyak penggemar kecewa terhadap Mecima Pro sebagai promotor./Mik.

No More Posts Available.

No more pages to load.