Musisi Kalteng Ini Anggap Manajemen Hotel Berbintang di Palangka Raya Tabuh Genderang Perang Sendiri

by -150 views

PALANGKA RAYA, VoceMagz.com – Babak baru perseteruan musisi asal Kalimantan Tengah (Kalteng), Dadang Nekad versus sebuah hotel berbintang di Palangka Raya kembali dimulai.

Pasca kedua belah pihak saling melapor ke polisi, musisi bernama asli Endang Harianto yang sebelumnya telah diperiksa Polresta Palangka Raya atas dugaan pengancaman, melaporkan balik Hotel Balahap.

“Senin (18/11) kemarin saya melaporkan balik manajemen Hotel Balahap ke Polresta Palangka Raya,” ujar Dadang, Selasa (19/11).

Menurut penyanyi yang bernaung di bawah label Nagaswara ini, laporan tersebut dilakukan setelah ia dimintai keterangan oleh Polresta Palangka Raya atas tuduhan melakukan pengancaman sebagaimana yang dilaporkan Hotel Bahalap.

“Saya sangat keberatan atas laporan yang dilayangkan Hotel Bahalap yang menuding saya melakukan pengancaman ketika ingin bertemu anak dan istri saya di hotel,” papar Dadang.

Dadang menegaskan, genderang perang sudah ditabuhkan oleh pihak manajemen hotel sendiri. Oleh karenanya dirinya pun tak segan melaporkan balik.

“Bukan saya duluan yang menabuh genderang perang, setelah saya diperlakukan tidak adil di hotel itu, saya malah dilaporkan balik,” tandas Dadang.

Sementara itu, Hotel Balahap menyebutkan, pihaknya akan tetap mengikuti proses hukum yang sudah berjalan.

“Untuk soal (laporan balik) itu kami tidak ada komentar. Seperti yang kami sampaikan ke media sebelumnya, pihak Hotel Bahalap tetap patuh dan menghormati proses hukum,” terang Manager Assistant Public Relations Hotel Bahalap, Carolina seperti dilansir dari Kalteng Pos, Senin (18/11)

Untuk diketahui, Dadang sebelumnya telah melaporkan manajemen Hotel Balahap atas dugaan pelanggaran tentang perlindungan konsumen, hak anak serta tentang undang-undang perkawinan lantaran dirinya dilarang bertemu sang anak dan istri saat berada di Hotel Balahap, beberapa waktu lalu.

Pihak Hotel Balahap sendiri juga telah melaporkan pelantun tembang ‘Engkau Dimana’ ini atas tuduhan pengancaman. (NVR)