JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Eksekutif produser sekaligus pemilik label musik Musica Studios Indrawati Widjaja, akhirnya buka suara mengenai keberlanjutan hak ekonomi dari karya-karya yang ditulis Titiek Puspa.
Seperti diketahui, Titiek Puspa meninggal dunia pada 10 April lalu. Dengan begitu, hak ekonomi berupa royalti dari karya-karyanya akan diterima oleh ahli waris pemegang hak cipta sampai 70 tahun kedepan.
Acin mengatakan, mendiang Titiek Puspa sudah lama menjalin kerja sama dengan Musica Publisher untuk mengelola royalti. Untuk kedepan, kerja sama tersebut masih akan terus berlanjut.
“Eyang (Titiek Puspa) sudah lama masuk Musica Publisher. Aku rasa sudah 10 atau 15 tahun,” kata Acin saat ditemui di Melawai, Jakarta Selatan baru-baru ini.
Dengan begitu, sebagian royalti Titiek Puspa akan dikelola oleh Musica Publisher, sebelum diberikan kepada ahli waris pemegang hak cipta. Selain itu, bagian royalti lain akan diurus oleh Wahana Musik Indonesia (WAMI).
“Dan Eyang sudah masuk WAMI juga ya,” tambah perempuan yang akrab disapa Bu Acin tersebut.
Acin menyebut kerja sama dengan mendiang Titiek Puspa selalu berjalan dengan baik. Terlebih, hubungan keduanya bukan sekedar didasarkan urusan bisnis, namun juga nilai-nilai kekeluargaan yang erat.
“Jadi, kita sekarang menjalankan yang sudah dijalankan, yang memang sudah jadi keinginan Eyang. Kurun waktu 10 sampai 15 tahun kan bukan baru. Kalau tidak nyaman, tidak berkenan, atau tidak cocok, enggak mungkin bisa sekian lama (kerja sama),” ujar Acin.
“Ibu saya berteman dengan Musica itu sejak lama, jadi sudah seperti keluarga dan teman baik. Dan memang ibu saya itu sudah percayakan semua ke Musica dan WAMI,” katanya,” tandas Petty./Mik. Foto: Istimewa.






