JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Band legendaris asal Inggris Pink Floyd resmi mengumumkan perilisan album kompilasi dengan takuk “8-Tracks”. Koleksi ini dirancang khusus untuk merangkum perjalanan emas band selama periode 1971 hingga 1979, sebuah era krusial yang melambungkan nama mereka menjadi ikon musik global.
Adapun album “8-Tracks” dijadwalkan meluncur di bawah naungan Sony Music pada 5 Juni mendatang, dalam format piringan hitam (vinyl), CD, serta layanan arus utama digital.
Dalam album tersebut, penggemar akan disuguhkan deretan lagu esensial seperti “Money”, “Wish You Were Here”, “Another Brick In The Wall, Part 2”, “Time”, hingga “Comfortably Numb”.
Tidak hanya berisi lagu-lagu populer, kompilasi ini juga menyertakan karya awal mereka yang legendaris yakni “One Of These Days” dan “Wot’s… Uh The Deal”.
Satu hal yang menjadi daya tarik utama bagi para kolektor adalah kehadiran versi penuh yang eksklusif dari lagu “Pigs On The Wing”. Versi ini sebelumnya hanya tersedia pada rilisan delapan jalur (8-track cartridge) untuk album “Animals” pada tahun 1977 dan belum pernah hadir dalam format standar lainnya.
Sentuhan modern juga diberikan melalui keterlibatan musisi sekaligus produser Steven Wilson, yang dipercaya untuk menyusun urutan lagu dalam kompilasi ini dengan menggunakan efek suara yang bersumber langsung dari rekaman multipita (multitrack) asli.
Adapun tujuannya adalah menciptakan pengalaman mendengarkan musik yang bersambung tanpa putus dengan nuansa khas Floydian. Pihak label menyatakan bahwa proyek ini merupakan dokumentasi transisi Pink Floyd menuju era kesuksesan besar mereka.
“‘8-Tracks’ mendokumentasikan secara penuh transisi Pink Floyd menuju era terobosan mereka, yang mendorong mereka menuju puncak popularitas sepanjang tahun 1970-an,” kata pihak label, dikutip NME, Kamis, 9 April.
“Secara kolektif, ini adalah kumpulan karya yang memperlihatkan Pink Floyd bergeser jauh melampaui era pop psikodelik awal Syd Barrett dan output pasca-eksperimental mereka, memperkuat status global mereka sebagai salah satu band rock terbesar sepanjang masa,” sambungnya.
Perilisan ini juga merayakan produktivitas luar biasa Pink Floyd selama delapan tahun yang menghasilkan album-album monumental seperti “Meddle” (1971), “Obscured By Clouds” (1972), “The Dark Side Of The Moon” (1973), “Wish You Were Here” (1975), “Animals” (1977), dan “The Wall” (1979).
Momentum ini menyusul kesuksesan David Gilmour baru-baru ini yang merayakan kembalinya album “Wish You Were Here” ke posisi puncak tangga lagu Inggris pada akhir 2025, menyusul rilis ulang audio “Pink Floyd At Pompeii”.
Meski Pink Floyd terus memberikan kejutan melalui rilisan arsip, hubungan antar anggotanya tetap dingin. Musim gugur lalu, David Gilmour menegaskan bahwa “tidak ada kemungkinan” baginya untuk kembali bekerja sama dengan mantan rekan setimnya, Roger Waters./Ib. Foto: Dok GattyImage.







