Tantowi Yahya Sososk Paling Layak Menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

oleh
oleh

JAKARTA VOICEMAGZ.com -Beredar luas di masyarakat,  sejumlah nama pejabat publik masuk dalam susunan kabinet  pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam berbagai versi.

 

Terdapat beberapa  nama menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga nonkementerian yang digadang-gadang akan mengisi kabinet Prabowo-Gibran untuk tahun pemerintahan 2024 – 2029, salah satunya muncul nama Tantowi Yahya.

Beberapa elite politik angkat bicara dan membuat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran memberikan klarifikasi dan menegaskan susunan kabinet tersebut tak berdasar alias hoaks.

 

Terlepas benar atau tidaknya susunan kabinet Prabowo Gibran tersebut, Masyarakat sudah banyak yang langsung memberiakan reaksi tentang hal ini.

Komunitas wartawan hiburan meminta kepada Irish Riswoyo yang menjabat Ketua Sie Musik dan Film PWI Jaya untuk menyampaikan dukungannya kepada Tantowi Yahya. Mengingat Iris sejauh ini dinilai sangat dekat dengan Tantowi Yahya.

 

Komunitas wartawan hiburan menganggap politisi Tantowi Yahya menjadi sosok yang ideal menduduki posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Alasan yang sangat mendasar adalah selama ini sosok Tantowi Yahya dikenal dekat dengan para pewarta hiburan. Selain itu ia juga sangat  dekat dengan presiden terpilih  Prabowo Subianto.

Selain itu, Tantowi dinilai  memiliki latar belakang pengetahuan  pariwisata yang mumpuni dan sangat profesional. Bahkan selama menjabat Duta Besar RI untuk Selandia baru pun Tantowi rajin mengunjungi masyarakat Indonesia yang memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata  Indonesia di sana.

“Saya setuju dengan usulan beberapa teman dari pewarta hiburan ini, dan Insya Allah akan saya sampaikan ke Mas Tantowi Yahya apa yang menjadi keinginan teman teman,” kata Irish di Jakarta, Kamis (9/05/24).

 

Lebih lanjut Irish menambahkan, “ Sosok Tantowi Yahya sebetulnnya bukan orang baru bagi Presiden terpilih Prabowo Subianto, sebab beliau pernah menjadi jubir pemenangan Prabowo pada pilpres 2019 silam. Semoga niat baik teman-teman ini bisa terdengar oleh pasangan presiden dan wakil pressiden terpilih Prabowo-Gibran, dan petinggi Partai Golkar yang menjadi rumah mas Tanto menyalurkan aspirasi politiknya” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan yang sama pemerhati Pariwisata dan Ekonomi Krearif, Teguh Supriyatno juga mengapresiasi dan menilai nama Tantowi Yahya  sebagai sosok yang tepat menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabinet Prabowo Gibran.

 

“Tantowi memiliki latar belakang pendidikan pariwisata, bahkan ia kerap hadir di seminar seminar sebagai narasumber yang membahas isu isu strategis kebijakan pariwisata, ” kata Teguh Supriyatno saat dihubungi via telpon, Kamis 9 Mei 2024.

 

Bahkan, Teguh Supriyatno membaca background pariwisata Tantowi Yahya tersirat di makalah presentasinya yang berjudul ‘Quality Tourism, Best Practices From New Zealand’. Pemaparan makalah tersebut tayang di website Universitas Udayana, 23 Agustus 2022.

 

Dalam pemaparannya, Tantowi menjabarkan dengan detail contoh terbaik praktek pariwisata berkualitas di Selandia Baru, negara kecil yang menjadi salah satu referensi pariwisata berkualitas di dunia.

 

Dalam artikel tersebut Tantowi menegaskan bahwa dalam pariwisata berkualitas tidak hanya berorientasi pada profit atau sisi bisnis.  Tetapi yang paling penting ada penularan value (nilai, red) disitu.

 

Pariwisata itu harus bisa mentransfer good value yang di miliki wisatawan. Di New Zealand, ketika pertama kali tiba, wisatawan diperkenalkan dan terikat dengan nilai-nilai lokal, bahwa mereka siap menyatu dan taat sebagai “orang Selandia Baru” selama mereka berwisata. Mestinya kita juga demikian. Jadi wisatawan diajarkan sejak awal seperti ini loh nilai yang harus ditunjukan di Indonesia.

 

Terkait reaksi publik tentang sosok sosok profesional berdedikasi, sebaiknya menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kabinet di koalisi pemerintahan Prabowo Gibran. Alasan Publik jelas, nantinya susunan kabinet di pemerintahan Prabowo Gibran tidak terkesan bagi bagi jabatan semata, tanpa mempertimbangkan aspek profesionalisme dibidangnya./Mik.

No More Posts Available.

No more pages to load.