‘Telkom Hackaton 2017’ Tantang Para Entrepreneur Digital

by -2,099 views

JAKARTA, Voicemagz.com – Dalam upaya terus berinovasi dalam layanan dan produknya, PT. Telkom Indonesia menggelar event ‘Telkom Hackathon 2018.

Even ini adalah kompetisi pengembangan aplikasi bisnis digital yang meliputi e-commerce, fintech, e-logistics dan lainnya, berbagai API dari platform digital Telkom Group yang disediakan oleh xsight, digital touch point Telkom yang menyediakan produk analitik dan API terbaru.

“Kita berusaha menjaring terobosan inisiatif digital di berbagai bidang, mendukung tumbuhnya enterpreneur digital serta menggali potensi generasi muda di Indonesia. Selain itu, PT. Telkom Indonesia berharap bisa memperkenalkan produk analitik dan API terbaru Telkom dalam portal Digital Touch Point bernama xsight dan event ini diharapkan bisa menjadi ajang berkumpulnya para developer di Digital Valley Telkom untuk mengenal produk digital Telkom,” jelas Ketua Satgas Hackathon, Ahmad Djakarsih di Jakarta, Kamis (14/12).

Acara ini sendiri akan berlangsung dalam beberapa tahap. Pertama adalah roadshow, yang akan diselenggarakan di lima kota besar di Indonesia; Telkom Digital Lounge Makassar pada 18 Desember 2017, Telkom Digital Lounge Yogyakarta (19 Desember), Telkom Digital Lounge Malang (19 December), Telkom Digital Lounge Bandung (20 Desember) dan JAKDIVA Jakarta (20 Desember).

Lalu, periode pendaftaran dan penyerahan karya peserta yang akan berlangsung pada tanggal 21 Desember 2017 sampai dengan 11 Februari 2018 yang bisa dilakukan via online di expose.uzone.id/hackathon.

Seluruh karya peserta yang masuk kepada penyelenggara akan dikurasi oleh tim juri yang telah dipilih oleh PT. Telkom Indonesia pada sesi penjurian tahap awal yang akan berlangsung pada 12-16 Februari 2018.

Dilanjutkan pengumuman Top 20 team pada tanggal 17 Februari 2018 dan ditutup dengan acara puncak ‘Telkom Hackathon 2017’ pada 24 dan 25 Februari 2018, dimana pada babak ini juri akan memilih 4 pemenang terbaik berdasarkan kriteria penilaian yang telah ditentukan.

Pada tahap penjurian tahap akhir, pada tanggal 24-25 Februari 2018, 20 karya yang terpilih pada penjurian tahap awal akan diundang untuk mengikuti Coaching Clinic dan Grand Final Hackathon di Bandung Digital Valley.

Di Coaching Clinic, para finalis diwajibkan membawa perangkat yang diperlukan untuk membuat sebuah aplikasi, seperti laptop, charger, serta perangkat lunak yang diperlukan dan akan mendapatkan program pelatihan dari para ahli guna menyempurnakan aplikasinya. Setelah mengikuti Coaching Clinic, para finalis diberi kesempatan untuk menyempurnakan karya mereka sebelum nanti mempresentasikan karya akhir didepan dewan juri.

Selain hadiah fantastis berupa uang total sebesar Rp 200 juta untuk 4 tim pemenang, ada juga hadiah perjalanan benchmarking ke Sydney (Australia) dan Budapest (Hongaria) untuk 2 orang perwakilan dari 2 tim terbaik.

Para peserta juga bisa membuka peluang bisnis mereka, mendapatkan pengakuan akan kemampuan membuat karya, menambah wawasan di bidang digital yang semakin kompetitif serta mengenal antar calon enterpreneur di masa depan dan bounding dengan korporat.

Peserta bisa dari perorangan atau tim (maksimal 4 orang per tim), developer, startup, mahasiswa, lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan dan lembaga riset baik pemerintah maupun non-pemerintah.

Sedangkan untuk pengelompokan ide atau karya, penyelenggara juga telah menetapkan empat kategori yakni e-commerce, logistik dan financial services. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.