Kurban Digital Naik 30 Persen

by -273 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2019 mencapai 25,14 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, persentase penduduk kurang mampu yang tinggal di desa mencapai 12,85 persen.

Sebagai kontribusi dalam rangka membantu penduduk kurang mampu sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha, 11 Agustus 2019, Badan Zakat Amil Nasional (BAZNAS) di tahun ini menargetkan penyaluran daging kurban ke berbagai wilayah pelosok yang jarang terjamah.

Untuk menjangkau seluruh masyarakat di berbagai daerah, BAZNAS sudah mulai menggunakan metode digital lewat menggandeng sejumlah platform marketplace.

Berbicara penyaluran kurban menggunakan metode digital, BAZNAS mencatat dari tahun ke tahun angkanya semakin meningkat.

“Data pekurban di BAZNAS yang melalui metode digital meningkat 30 persen dari tahun kemarin,” ujar Ketua Panitia Kurban Nasional BAZNAS 2019, Mohammad Indra Hadi di sela-sela peluncuran program ‘Kurban Berdayakan Desa Melalui Ralali.com untuk Pengembangan UMKM’ di Jakarta, Kamis (8/8).

Lanjutnya, melihat perkembangan yang signifikan ini, maka BAZNAS terus melakukan penetrasi kemudahan berkurban via digital ini untuk memudahkan masyarakat untuk menunaikan kurban sekaligus memberdayakan masyarakat desa. Salah satunya lewat kerjasama dengan Ralali.com ini.

“Kami berterima kasih kepada Ralali.com yang telah membantu masyarakat Indonesia untuk tetap dapat berkurban di tengah kesibukan aktivitasnya,” ujar Indra.

Kolaborasi ini juga akan mempeemudah para mudhahhy (orang yang berkurban) menerima laporan dari BAZNAS. Di lain sisi, program ini turut membantu para UMKM sesuai dengan misi Ralali.com, yang dalam hal ini hewan kurban dipastikan berasal dari peternak yang berlokasi di pedesaan.

Harga kurban yang dijual pun dipastikan sesuai dengan standar yang berlaku yaitu mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp17.000.000 berdasarkan kategori jenis hewan kurban.

“Selama 18 tahun BAZNAS telah dipercaya untuk mengelola dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Tidak berhenti disana, BAZNAS juga berpikiran jauh ke depan dengan menggandeng Ralali.com untuk penyedia kurban secara digital. Program ini sejalan dengan visi perusahaan kami untuk mendorong ekonomi dan edukasi digital sampai pedesaan, dengan pengambilan hewan kurban yang langsung dari UMKM peternak di pedesaan,” ungkap Chief Operating Officer Ralali.com, Alexander Lukman.

Agar penyaluran daging kurban bisa tersampaikan secara merata dan tepat sasaran, pihak BAZNAS juga akan melakukan koordinasi dengan anggota-anggotanya di berbagai daerah, untuk kemudian dikelola dengan baik sesuai dengan permintaan para UMKM yang berkurban.

Selain penyediaan Kurban Digital kerjasama antara Ralali.com dan BAZNAS juga meliputi penyediaan layanan infak yang bisa diakses oleh para pelaku UMKM atau Sahabat Ralali.com secara daring.

“Para pelaku UMKM kita arahkan menjalankan ibadah kurban dengan mudah, aman, dan nyaman, lantaran adanya transparansi berupa laporan langsung dari BAZNAS sebagai penyelenggara. Selain berkurban, pelaku UMKM juga dapat sekaligus berinfak. Dana infak yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada pengungsi Palestina melalui BAZNAS,” ujar Vice President of Partnership & Monetizing Ralali.com, Alvin Aulia Akbar.

Alvin menyebut, permintaan kurban di Ralali.com dalam tiga tahun belakangan ini sangat besar.

“Permintaan di 2019 ini saja sudah tiga kali lipat dari 2016,” ujar Alvin. (NVR)